
MI Islamiyah Sroyo Kini Punya Gedung Belajar yang Lebih Representatif
SeputarBojonegoro.com - Afif Fuad H.


Kunjungan tersebut menjadi momen berharga bagi anak-anak yang tampak antusias saat diajak bermain dan mendengarkan cerita langsung dari Kapolres. Dengan pendekatan yang ramah dan bersahabat, Kapolres berinteraksi aktif, menciptakan suasana yang menyenangkan dan penuh edukasi.
"Ini adalah bentuk pendekatan kami kepada masyarakat, khususnya anak-anak, agar mereka bisa lebih dekat dengan polisi. Kami ingin menciptakan citra kepolisian yang ramah dan bersahabat sejak usia dini,” ujar AKBP Mario kepada awak media.
Tak hanya bermain, dalam kunjungan tersebut anak-anak juga di edukasi tugas-tugas kepolisian secara ringan dan mudah dipahami.
Menurut Mario, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari program Polres Bojonegoro untuk membangun hubungan positif dengan masyarakat, terutama generasi muda khususnya usia dini.
“Kami berharap dari kegiatan ini tumbuh rasa percaya dan kedekatan emosional anak-anak kepada polisi,” ujarnya.
Di akhir sesi, AKBP Mario memberikan pesan moral kepada anak-anak agar selalu rajin belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak takut kepada polisi.
“Polisi adalah sahabat kalian yang selalu siap membantu,” ucapnya penuh semangat. (Red/Lis)

Bojonegoro - Dalam rangka menyiapkan generasi muda yang siap berkompetisi dalam membangun negeri, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro melaksanakan Prestasi Siaga Cabang Bojonegoro Tahun 2024 yang bertempat di Alun-Alun Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada, Sabtu (02/11/2024).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Djoko Lukito, S.Sos, MM, selaku PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro sekaligus mewakili Bapak Adriyanto, S.E, MM, M.A, Ph.D selaku PJ Bupati Kabupaten Bojonegoro. Drs. H. Hanafi, MM selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro, segenap Kepala Dinas Kabupaten Bojonegoro selaku Anggota Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro, segenap pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro dan segenap pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Bojonegoro.
Bangun Setiyawan Nugroho, M.Pd selaku Sekretaris Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro dalam pembacaan laporan kegiatan memaparkan bahwa peserta Prestasi Siaga Cabang Bojonegoro Tahun 2024 di ikuti oleh 25 Kwartir Ranting dari 28 Kwartir Ranting yang ada di Bojonegoro. Adapun peserta ada 134 Barung, terdiri dari 67 barung putra dan 67 barung putri. Dengan total peserta 1.072 anak.
"Adapun peserta pada kegiatan ini merupakan peserta perwakilan dari 25 Kwartir Ranting dari 28 Kwartir Ranting yang ada di Bojonegoro. Peserta tersebut merupakan Barung tergiat 1,2,3 putra maupun putri yang sebelumnya telah melaksanakan seleksi di tingkat ranting. Jumlah barung pada kegiatan ini ada 134 barung, yang terdiri dari 67 barung putra dan 67 barung putri dengan total peserta sebanyak 1.072 anak." Paparnya
Djoko Lukito, S.Sos, MM selaku PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro sekaligus mewakili Bapak PJ Bupati Kabupaten Bojonegoro menyatakan bahwa tujuan penyelenggaraan kegiatan Prestasi Siaga Cabang Bojonegoro Tahun 2024 sesuai dengan tema yang diambil yaitu Pramuka Siaga siap berkompetisi dalam membangun negeri.
"Tema kegiatan ini adalah Pramuka Siaga siap berkompetisi dalam membangun negeri, oleh sebab itu sesuai dengan tema kegiatan ini kalian akan terlibat dalam berbagai kompetisi yang menantang. Baik itu kegiatan ketangkasan, keterampilan, pengetahuan, maupun kegiatan spiritual. Semua ini bertujuan agar kalian bisa menjadi pribadi yang seimbang, baik dalam hal jasmani, rohani, maupun sosial. Setiap tantangan yang kalian hadapi hari ini adalah pelajaran berharga yang akan memperkuat karakter kalian sebagai Pramuka Siaga," Ungkapnya.
Djian. S, S.Pd, M.Pd selaku Ketua Pusdiklatcab Kendalisada Kwarcab Bojonegoro dalam sambutan upacara penutupan mengajak agar seluruh generasi mau menguatkan komitmen dan terus mendukung pendidikan karakter melalui gerakan kepramukaan.
"Mari kita semua menguatkan komitmen kita untuk terus mendukung pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka. Kegiatan ini bukan hanya sebuah ajang kompetisi, tetapi juga sebuah upaya kita bersama untuk membentuk generasi muda yang siap menghadapi masa depan dengan penuh semangat, kecerdasan, dan tanggung jawab." Ajaknya.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan pembacaan nomor barung tergiat 1,2,3 putra maupun putri dan barung tergiat harapan 1,2,3 putra maupun putri kemudian pembacaan doa, dan sesi foto bersama.
Perlu diketahui, berikut ini daftar nama barung tergiat Prestasi Siaga Cabang 2024 :
BARUNG PUTRA
Juara I : SD NEGERI PANJUNAN II (Kalitidu)
Juara II : SD NEGERI SIDOBANDUNG I (Balen)
Juara III : MIN I BOJONEGORO (Bojonegoro)
Harapan I : MI NURUL ULUM (Padangan)
Harapan II : MI ISLAMIYAH NGASEM (Ngasem)
Harapan III : SD NEGERI WOTANNGARE I (Kalitidu)
BARUNG PUTRI
Juara I : MI ISLAMIYAH NGASEM (Ngasem)
Juara II : MI PENGKOL (Tambakrejo)
Juara III : SD NEGERI TAMBAHREJO 1 (Kanor)
Harapan I : MIN I BOJONEGORO (Bojonegoro)
Harapan II : MI MIFTAHUL ULUM SITIAJI (Sukosewu)
Harapan III : SD NEGERI PANJUNAN II (Kalitidu)
Kegiatan tersebut berlangsung dengan meriah dan sukses dari awal hingga akhir. [fd/red]

Bojonegoro - Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Sukosewu, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro menyelenggarakan Seleksi Penempuhan Pramuka Garuda untuk golongan Siaga, Penggalang dan Penegak di Pangkalan SDN Jumput, Kamis (08/08/2024).
Penilaian Pramuka Garuda ini diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Bapak Camat Sukosewu selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting Gerakan Pramuka Sukoseu, Kak Hilmi Ali Fikri, S.STP.MM
Dalam Upacara, Kak Hilmi berpesan agar adik-adik Pramuka yang mengikuti kegiatan ini selalu dapat mengamalkan janji-janji Pramuka sesuai dengan motto Pramuka Garuda yaitu setia, siap dan sedia.
Prosesi penilaian dilaksanakan dalam bentuk administrasi portofolio, teknik kepramukaan, seni budaya, penerapan teknologi, bahasa, dan wawancara.
Dalam kesempatan tersebut, Kak Masyhudi selaku ketua kwartir ranting Sukosewu berharap, menjadi pramuka garuda dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada anggota muda Gerakan Pramuka lainnya, agar selalu mengamalkan Satya dan Darma Pramuka dan dapat menjadi teladan yang baik bagi sesama anggota Gerakan Pramuka maupun masyarakat luas.
“Menjadi Pramuka Garuda juga akan memberikan motivasi kepada anggota muda Gerakan Pramuka untuk senantiasa meningkatkan kecakapan dan keterampilannya serta sikap dan tindakannya, sehingga menjadi manusia yang bermanfaat dan peduli terhadap lingkungannya,” ungkap Kak Hudi.
Ketua Tim Penilai Penempuhan pramuka garuda, Kak Syaihul Ibad menyebutkan bahwa jumlah peserta yang ikut seleksi penempuhan berjumlah 152 peserta yang terdiri dari 84 Pramuka Siaga, 54 Pramuka Penggalang dan 14 pramuka penegak yang berasal dari pangkalan SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA yang ada diwilayah kwartir ranting Sukosewu
Sedangkan Kak Retno ketua Gudep SMP Negeri 1 Sukosewu selalu ketua panitia penyelenggara berharap semoga nanda-nanda yang hari ini mengikuti proses penilaian Pramuka Garuda dapat memotivasi gugus depan lain bisa mengikuti seleksi yang sama.
Berdasarkan edaran dari kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro, peserta yang lolos seleksi penempuhan pramuka garudahari ini akan dikukuhkan oleh Ketua Kwartir Cabang Bojonegoro pada tanggal 24 & 25 Agustus 2024 di pendopo kabupaten Bojonegoro, "imbuh kak retno. [fd/red]

Bojonegoro - Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro selenggarakan Pelantikan Pramuka Garuda di awal Tahun 2024 di Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro. Acara tersebut dilaksanakan selama 2 hari. Adapun pelaksanaan hari pertama pada Sabtu (27/01/2024) dan hari kedua pada Minggu (28/01/2024).
Turut hadir dalam acara tersebut Pj Bupati Kabupaten Bojonegoro Adriyanto, S.E, MM, M.A, Ph.D selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro, Dra. Hj. Nurul Azizah, MM selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro, Drs. H. Hanafi, MM selaku Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro. Turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Drs. Nur Sujito, MM dan Kepala Pusdiklatcab Kendalisada M. Dji'an S, M.Pd.
Kak Hanafi Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro menyampaikan laporan kegiatan bahwa anak-anak yang lolos seleksi Pramuka Garuda, yang saat ini dilantik sejumlah 1.596 anak merupakan anak-anak yang memiliki keunggulan dalam keterampilan, Ketangkasan, karakter, kecakapan dan lainnya. Adapun 1.596 anak tersebut terdiri dari 854 Pramuka Siaga Garuda, 566 Pramuka Penggalang Garuda, dan 176 Pramuka Penegak Garuda.
"Bapak dan Ibu segenap orang tua yang sudah berkenan hadir disini, perlu saya sampaikan bahwasanya anak-anak bapak dan ibu telah dinyatakan lolos seleksi dan mengikuti pelantikan Pramuka Garuda ini sejumlah 1.596 anak, terdiri dari 854 Pramuka Siaga Garuda, 566 Pramuka Penggalang Garuda, dan 176 Pramuka Penegak Garuda merupakan anak-anak yang unggul dalam keterampilan, ketangkasan, karakter, kecakapan dan lainnya." Ungkapnya
Kak Nurul Azizah Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Bojonegoro menyampaikan bahwasanya anak-anak yang lolos seleksi Pramuka Garuda ini hakikatnya seperti di wisuda. Mereka dinyatakan lolos dalam uji keterampilan, ketangkasan, karakter, kecakapan dan lainnya. Seperti hal nya mereka telah menempuh uji Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) sesuai golongannya.
"Bapak dan ibu yang berbahagia, perlu diketahui bahwa anak-anak kalian yang hari ini dilantik menjadi Pramuka Garuda hakikatnya mereka telah di wisuda. Mereka dinyatakan lolos dalam seleksi uji keterampilan, ketangkasan, karakter, dan kecakapan. Sesuai SK Kwartir Nasional nomor 038 tahun 2017 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda bahwasanya untuk menjadi Pramuka Garuda mereka harus menyelesaikan Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK)." Ujarnya
Kak Adriyanto selaku Kamabicab menyatakan bahwasanya anak-anak yang saat ini dilantik menjadi Pramuka Garuda adalah aset kabupaten Bojonegoro di masa mendatang. Mereka perlu dijaga dan dibina terutama dalam kemampuan mereka dalam belajar, sosialisasi dan mengembangkan diri. Sebagaimana dalam Pramuka diajarkan kepemimpinan, anak-anak yang lolos seleksi Pramuka Garuda suatu saat akan menjadi pemimpin kabupaten Bojonegoro bahkan Bangsa dan Negara di masa mendatang. Pemerintah kabupaten Bojonegoro berkomitmen untuk siap mendukung demi terciptanya generasi Bojonegoro yang berprestasi. Pungkasnya
Acara Pelantikan Pramuka Garuda hari pertama dan kedua dihadiri lebih dari 3.400 orang, dimana 3.192 berasal dari peserta dan orang tua. Selebihnya berasal dari tamu undangan, pengurus Kwarcab, pengurus Kwarran, dan pembina Gugus depan.
Acara tersebut dilanjutkan dengan pengucapan Dwi Satya & Tri Satya, sungkeman ke orang tua dan penyematan Medali Garuda kepada seluruh peserta Pelantikan Pramuka Garuda mulai dari golongan siaga, penggalang, dan penegak oleh Pj Bupati Bojonegoro Kak Adrianto dan Kak Nurul Azizah Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Bojonegoro. [red]

Bojonegoro - Dalam rangka memeriahkan Hari Lahir (Harlah) Madrasah Fathul Ulum Sumberjokidul yang ke 58. Puluhan Siswa PAUD/TK/RA dan SD/MI mengikuti Fathul Ulum Contest (FUC-58), kali ini merupakan tahun perdana yang dilaksanakan untuk tingkat kabupaten yang diikuti kurang lebih 58 peserta yang berasal dari lembaga diberbagai kecamatan, diantaranya adalah kecamatan Sukosewu, kecamatan Bojonegoro, kecamatan Temayang, kecamatan Gondang, kecamatan Balen, kecamatan Kanor dan kecamatan Trucuk. Pelaksanaan FUC-58 berlangsung di Halaman MI Fathul Ulum Sumberjokidul, Rabu (9/8/2023).
Kepala MI Fathul Ulum Sumberjokidul, Masyhudi mengatakan bahwa Fathul Ulum Contest ini melombakan 3 kategori yakni Lomba Mewarnai untuk jenjang PUD/TK/RA, lomba Pildacil Bahasa Indonesia untuk jenjang SD/MI dan Lomba Baca Puisi untuk jenjang SD/MI.
“Kegiatan ini dalam rangka Harlah Fathul Ulum ke-58, Madrasah Fathul Ulum melaksanakan lomba untuk siswa siswi jenjang PAU/TK/RA, SD/MI se-Kabupaten, semoga tahun depan bisa melaksanakan kegiatan yang sama dan lebih meriah lagi,” kata Hudi.
Siti Mamluatin salah satu Orang tua peserta lomba mewarnai yang berasal dari RA Fathul Ulum Sukosewu mengatakan senang atas kegiatan perlombaan yang diadakan MIFU Sumberrejokidul ini.
"Saya sangat senang dengan diadakan kegiatan semacam ini, sehingga bisa menggalang prestasi dan mengasah bakat-bakat anak-anak” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Salah satu Juri Lomba, Hertanti menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Madrasah Fathul Ulum Sumberjokidul yang sudah menfasilitasi anak-anak hebat untuk mengasah dan mengalurkan bakatnya.
"Matur Nuwun Madrasah Fathul Ulum sudah memfasilitasi para peserta, semoga tahun depan bisa ditingkatkan lagi," imbuh Tanti panggilan akrabnya.
Perlu diketahui, Pelaksanaan Fathul Ulum Contest dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga selesai, dan menghasilhan para juara di masing-masing kategori sebagai berikut :
Kategori Lomba mewarnai jenjang PAUD/TK/RA se kabupaten Bojonegoro
Juara 1 : Raisya Khaira Kurniawan Putri dari RA ICP Nurul Ulum Bojonegoro
Juara 2 : Qanita Hanum Habibah dari RA plus As Syahidin Jono Temayang
Juara 3 : Nafisatul Hamilatun Naimah dari RA Miftahul Ulum Sitiaji Sukosewu
Harapan 1 : Ahmad Riqzi Pratama dari TK Kartini Mori Trucuk
Harapan 2 : Arindiya Paramitha dari TK Darma Wanita Belun Temayang
Harapan 3 : Aisya Farhana Azhari dari RA Al Falah Sidodadi Sukosewu
Kategori Lomba Pildacil Bahasa Indonesia jenjang SD/MI se kabupaten Bojonegoro
Juara 1 : Akila Atafun Nisa’ dari MI Matlaul Islam Jajar Sukosewu
Juara 2 : M. Al Fatih Masyhudi dar MINU Unggulan Bojonegoro
Juara 3 : Khaisa Abida Zhelifia Azzahra dari MIN 1 Bojonegoro
Harapan 1 : Mutiara Fairusman Lestari dari MIN 1 Bojonegoro
Harapan 2 : Dzaki Rafa Al Rasyid dari MIN 1 Bojonegoro
Kategori Lomba Baca Puisi jenjang SD/MI se kabupaten Bojonegoro
Juara 1 : Hanun Zeina Mufidah dari MIN 1 Bojonegoro
Juara 2 : Elisya Husna Nabila dari MI Matlaul Islam Jajar Sukosewu
Juara 3 : Eka Salsabila dar MIM 8 Bulu Balen
Harapan 1 : Milada Qurrotina dar MI Miftahul Ulum Sitiaji
Harapan 2 : Nayla Salsabila Ayu Shafa dar MI Islamiyah 2 Penganten Balen
Harapan 3 : Najwa Arzika Humaida dari MI Nurur Rohim Suwaloh Balen
“Selamat kepada para juara semoga tetap menjadi manusia yang santun dan tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, bapak/ibu guru, bapak/ibu guru pendamping dan seluruh orang tua, semoga tahun depan bisa ketemu lagi dalam agenda yang sama”. Punkas Fatmawati selaku Koordinator Fathul Ulum Contest. [red]

Tanpa pengawasan Guru, dan Meski dengan kondisi seperti itu mereka tetap belajar, serta tidak mematahkan semangat siswa untuk bertahan dan tidak mau dimerger.
Kegiatan diawali dengan bermain dan membagi hadiah menggambar yang dilakukan kemarin, setelah pembagian hadiah kegiatan selanjutnya belajar menulis.
Ketika diwawancarainsalah satu wali murid SDN Sumberrejo III terkait hal tersebut mengatakan sedih jika yang jadi korban anak anak, kami selaku orang tua bukan egois tapi kami memperjuangkan hak kita.
"SDN Sumberrejo III yang di merger padahal dari fasilitas dan murid jelas lebih banyak disini." Ungkap Ning selaku wali murid.
Meski terisak tangis melihat kondisi anak anak mereka tapi wali murid tidak putus asa dan berharap sekolah mereka tidak di merger.
Hingga berita ini diturunkan tidak ada satupun pihak sekolah baik dari guru ataupun yang lainnya, dan tampak murid murid SD Negeri III Sumberrejo tetap bertahan menempati lorong sekolah untuk belajar sendiri. (Yat/Red)

Beberapa orang tua mengeluhkan adanya wisuda yang terkesan memaksa, dan juga harus mencari uang tambahan kelulusan untuk kegiatan wisuda, seperti membayar wisuda, sewa jas atau pakaian untuk wisuda, dan lainnya.
"Bagi yang mampu sih tidak apa apa, tapi bagi kami yang ekonomi sulit, apalagi belum membayar sekolah dengan lunas juga," Ujar Seorang perempuan yang juga wali murid sekolah yang enggan dimediakan namanya dan sekolah anaknya ini.
Karena menurut beberapa orang tua, pasca kelulusan belum juga berfikir tentang rencana biaya kuliah dan lainnya, dan juga ada yang belum menerima ijasah karena tunggakan biaya sekolah sebelumnya.
Sekretaris komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Supriyanto kepada wartawan mengatakan bahwa Wisuda sekolah memang banyak diselenggarakan sekolah mulai TK hingga SLTA, dan memang banyak keluhan dari para orang tua wali mudid.
"Kami menerima informasi dan laporan dari beberapa wali murid terkait wisuda sekolah ini, ada yang memang merasa berat," Kata Ahmad Supriyanto.
Politisi asal partai Golkar ini juga menyampaikan bahwa Prinsip utamanya wisuda jangan sampai mengarah kepada perilaku hedonis, memaksa dan membebani orang tua, menciptakan diskriminasi, dan memberi peluang terjadinya pungutan liar.
"Harusnya sekolah khususnya SLTA bisa memberikan peluang untuk mencari kampus baru untuk kuliah, atau peluang kerja, bukan malah menciptakan beban bagi orang tua siswa siswi sekolah," Ujar pria yang akrab disapa mas Pri ini.
Dalam waktu dekat Komisi C DPRD Bojonegoro akan memanggil steak holder terkait guna membahas terkait persoalan wisuda sekolah non sarjana ini.
Reporter : Bima Rahmat

Bojonegoro - Siswa dan siswi SMA PGRI bersama guru study tour dan liburan ke pulau dewata Bali yang terkenal kental dengan budaya dan agamanya. Jumat-Senin, (09-12/06/2023).
Adapun agenda study tour tersebut mereka mengunjungi tempat wisata yang dapat mengedukasi tentang keragaman budaya yang ada di pulau Bali.
Dadang Lukito Djati, S.Pd, M.Pd, mengatakan, bahwa setiap sekolah pasti mempunyai Program kurikulum, sekolah pasti memiliki acara liburan atau biasa dikenal study tour.
"Ia, memang ini merupakan program sekolah SMA PGRI di setiap tahunnya, untuk tahun ini kami mengajak anak-anak ke destinasi wisata yang memiliki banyak menyimpan sejarah yang kental dengan kebudayaannya dan kesenian yang khas, yaitu Bali," tutur Kasek SMA PGRI Sumberrejo.
Kasek SMA PGRI Sumberrejo menambahkan, kegiatan studi tour ini untuk memperkaya pengetahuan, sehingga siswa-siswi dapat mengetahui bukan dari buku saja namun langsung melihat dan merasakan keragaman budaya yang ada di Indonesia khususnya di pulau Bali.
"Jadi untuk memperkaya pengetahuan anak-anak dapat melihat langsung dan merasakan indahnya destinasi pulau Bali antara lain tanah Lot yang terletak di Desa Baraban Kecamatan kediri Kabupaten Tabanan yang menyimpan cerita sejarah Pura Tanah Lot berdasarkan legenda, dikisahkan pada abad ke -15 dikenal dengan nama Dang Hyang Dwijendra melakukan misi penyebaran agama Hindu dari pulau Jawa ke pulau Bali," jelas pak Dadang
Selain itu masih ada lagi yang dikunjungi yaitu drama tari barong, tari barong yang merupakan budaya asli Bali yang sudah eksis sebelum masuknya Hindu ke Bali.
"Kita juga melihat pertunjukan tari barong, yang dapat dipetik hikmahnya adalah hadir sebagai cerminan hidup yang menggambarkan dua karakter dalam pertempuran yang tiada akhir, antara Barong yang merupakan binatang purbakala dan simbol kebajikan melawan Rangda yang merupakan makhluk menyeramkan yang sakti mandraguna sebagai simbol kejahatan. Pertarungan tersebut abadi, seperti kehidupan kita saat ini dan tidak bisa dipisahkan dalam dunia ini, seperti yang diyakini oleh masyarakat Bali adanya Rwa Bhineda sebuah konsep perbedaan yang menyeimbangkan alam," jelasnya
"Selain itu kita juga mengunjungi salah satu pantai pasir putih terbaik, pemandangannya sangat indah, air laut sangat jernih, bahkan dapat melihat dasar laut saat berenang, ombak laut sangat tenang, dapat berenang dengan rasa aman tanpa takut tertarik arus laut, kami pun dapat melihat pada bagian kiri jalan masuk ke lokasi wisata dengan melihat edukasi enam patung Panca Pandawa beserta ibunya, Dewi Kunti. Patung Panca Pandawa yang pertama patung Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sahadewa," ungkapnya.
Dea, salah satu siwi SMA PGRI merasa senang sekali dengan kegiatan study tour ini, ia juga membenarkan yang disampaikan Kepala Sekolah.
"Saya senang sekali dapat pergi ke Bali, selain itu saya juga dapat foto-foto bersama teman dengan lokasi berbeda, lebih menakjubkan lagi itu ya di danau bedugul, disana kami dapat merasakan kesejukan gunung, memiliki banyak pemandangan indah, hingga pure yang ada di gabar uang 50 ribu. Selama ini kan kita hanya melihat di uang, dan sekarang saya dapat melihatnya langsung," katanya sambil riang gembira.
Perlu diketahui, kegiatan tersebut di ikuti sebanyak 50 siswa/i dan didampingi beberapa guru sekolah setempat.

Bojonegoro - Pasar Wisata Bojonegoro tak cuma jadi ruang transaksi ekonomi pedagang dan pembeli, namun juga jadi media belajar siswa. Tampak terlihat rombongan Guru SD Roudlotul Ulum Bojonegoro beserta siswa-siswinya datang ke Pasar Wisata untuk belajar tentang wirausaha perekonomian jual beli. Kamis (12/1/2023).
Kegiatan ini mengacu pada Kurikulum Merdeka, yang dikembangkan sebagai kerangka kurikulum lebih fleksibel. Pembelajaran lebih ditekankan pada pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik.
Bu Evi salah satu guru dari SD Roudlotul Ulum Bojonegoro mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu program kerja marketing untuk mengajarkan siswa-siswi belajar langsung cara jual beli di pasar.
Selain SD Roudlotul Ulum, tampak juga para siswa dari SMP Negeri 1 Bojonegoro yang melakukan kunjungan ke Pasar Wisata Bojonegoro. Pasar Wisata ini buka selama 24 jam untuk melayani kebutuhan masyarakat Bojonegoro.
Sementara, Kabid PIKP Dinas Kominfo, Panji Ariyo K mengatakan kegiatan ini merupakan out class learning agar pembelajaran lebih bersifat kontekstual dan penuh makna. Tidak sekedar pada teori saja.
Menurut dia, variasi pembelajaran yang unik dan menarik dapat memudahkan siswa memahami materi pelajaran. Selain itu, mengoptimalkan berbagai sumber belajar termasuk memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah seperti Pasar Wisata ini, merupakan variasi pembelajaran yang dapat dirasakan langsung prosesnya.
"Pasar dapat dimanfaatkan untuk kegiatan observasi tentang proses transaksi jual beli, mengamati keadaan pasar, mengamati interaksi antar pedagang, melatih secara riil mengatur keuangan. Juga mencatat barang-barang yang diperjualbelikan," tutupnya. [red]

SeputarBojonegoro.com - Afif Fuad H.
Bojonegoro - Dalam rangka mengisi kegiatan akhir semester 2022 Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum (MIDU) Purwoasri Kecamatan Sukosewu mengadakan Outing Class dengan penerapan metode pembelajaran Contextual Teaching And Learning kepada siswa siswi dengan tema pengenalan alat transportasi kereta api. Rabu, (14/12/2022).
Puluhan siswa siswi MIDU Purwoasri beserta orang tuanya melakukan kegiatan mulai titik keberangkatan dari rumah jam 04.30 WIB, menuju stasiun Sumberejo dilanjutkan pukul 05.30 WIB dengan tujuan keberangkatan ke Stasiun Pasar Turi Surabaya. Anak-anak bersama orang tuanya sangat bersabar dan antusias.
Bagi beberapa anak ini adalah kali pertama mereka naik Kereta Api dan pengalaman baru untuk mereka. Antusias anak yang begitu tinggi sangat terlihat dari mulai awal sampai akhir pemberangkatan Kereta Api. Suara riuh gelak tawa sangat terdengar didalam kereta dan setasiun, mereka terlihat ceria dan bahagia.
"Aku seneng banget naik kereta, baru kali ini naik kereta" kata Abid salah satu siswa yang ikut rombongan.
Sesampainya di stasiun rombongan MIDU di jemput Bus pariwisata yang dipandu Mbak Ria menuju ketempat renang dan tempat - tempat yang bersejarah di Surabaya.
"Semoga pembelajaran ini dapat memberikan kesan yang baik bagi diri anak-anak sehingga mereka jauh lebih semangat dalam mengikuti kegiatan pembelajaran disekolah," katanya.
Kepala Madrasah (Kamad) MIDU Purwoasri mengatakan, tujuanya agar anak-anak dapat merefres kembali kegiatannya, berkaitan dengan hal tersebut diatas kami memohon Bapak, Ibu walimurid untuk ikut mendampingi putra-putrinya dalam kegiatan ini.
"Kegiatan ini diikuti kurang lebih 150 orang, dari siswa dan orang tua siswa. tempat berangkat stasiun sumberrrejo tujuan stasiun pasar turi," jelasnya
Kepala MIDU berharap dengan diadakannya kegiatan yang menerapkan metode pembelajaran contextual teaching and learning ini anak anak lebih memahami materi tentang alat transportasi.
"karena mereka diajak merasakan dan mempraktikan bagaimana tatacara menggunakan transportasi kereta api secara langsung mulai dari pembelian tiket,"harapnya
Selain itu, Sholihin sebagai guru pembimbing kegiatan ini berguna dan menambah pengalaman bagi anak anak, untuk masa depan mereka.
"Jadi kegiatan ini bertujuan untuk mengisi waktu setelah ujian ahir tahun 2022 dengan harapan anak anak besok setelah dewasa mampu dan berani pergi kemanapun dengan transportasi umum tanpa ragu ragu lagi," terangnya. [red]

Bojonegoro - Dalam rangka upacara bendera hari senin, Pejabat Utama Polres Bojonegoro beserta Kapolsek jajaran Polres Bojonegoro, serentak melaksanakan kegiatan menjadi pembina upacara di semua sekolah tingkat SMA/ SMK negeri/ MA wilayah Kabupaten Bojonegoro. Senin (12/12/22).
Seperti halnya yang dilakukan oleh Kapolsek Sukosewu, IPTU Moch Safi'i, S.H, menjadi seorang pembina Upacara di Madrasah Aliyah Mamba'ul Ulum Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupatan Bojonegoro. Upacara diikuti oleh Kepala Madrasah Mambaul Umum Drs. Abdullah, Guru, staf dan siswa-siwsi MA Mambaul Ulum Klepek.
Kegiatan ini sebagai antisipasi terhadap gangster atau perkelahian atau tawuran antar pelajar yang belakangan ini bisa kita lihat di berita televisi atau medsos di daerah kota-kota besar.
"Untuk upacara hari ini kami kami mengarahkan kepada siswa siswi untuk menolak kekerasan didalam dan luar sekolah terutama menolak gangster.
Seiring dengan terjadinya perkelahian antar genster atau tawuran antar pelajar bahkan diantara mereka dibawah umur, oleh sebab itu mari kita saling menghormati antar sesama, mengantisipasi melalui sekolahan-sekolahan," ungkap kapolsek Sukosewu.
Berikut ini Ikrar Penolakan Gangster.
IKRAR BERSAMA PENOLAKAN TERHADAP AKSI KEKERASAN YANG MERESAHKAN MASYARAKAT
KAMI KELUARGA BESAR MADRASAH ALIYAH MAMBALUL ULUM, SUKOSEWU,
BERJANJI
1. AKAN SENANTIASA MENINGKATKAN KEIMANAN DAN KETAQWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA
2. AKAN SENANTIASA MEMATUHI SEGALA PERATURAN PERUNDANG — UNDANGAN YANG BERLAKU
3. AKAN SENANTIASA HORMAT DAN PATUH TERHADAP BAPAK DAN IBU GURU SERTA MEMATUHI SEGALA PERATURAN YANG BERLAKU DI LINGKUNGAN SEKOLAH KHUSUSNYA DIbMADRASAH ALIYAH MAMBAUL ULUM, SUKOSEWU
4. MENOLAK DENGAN TEGAS SEGALA BENTUK KEKERASAN, TIDAK TERLIBAT DAN TIDAK MELIBATKAN DIRI DALAM KELOMPOK — KELOMPOK TERTENTU (KELOMPOK GANGSTER) YANG SUKA MEMBIKIN ONAR DAN MENGGANGGU KEAMANAN DAN KETERTIBAN SERTA KERUGIAN ORANG LAIN
Bojonegoro, 12 Desember 2022

SeputarBojonegoro.com - Afif Fuad H.
Bojonegoro - Kabar dari lembaga MI Darul Ulum Purwoasri Kecamatan Sukosewu, mengirimkan Dua siswi untuk mengikuti Lomba Musabaqah Hafalan Al-Qur'an (MHQ) Juz 30 Insan Permata Sains And Islamic Competition (IPSICbjn). Asfiya Nurissurur dan Firsa Tri Anggraeni Hafidz Al-Qur'an Juz 30, salah satu diantara mereka masuk sepuluh besar Tingkat Kabupaten. Kedua siswa bersaing dengan peserta lain lebih dari sekolah unggulan yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Sabtu, (26/11/2022).
Acara tersebut diselenggarakan di Masjid Rajekwesi Jalan Cendikia Bojonegoro, dihadiri tiga dewan juri yang sangat berpengalaman dalam bidangnya dan 52 delegasi dari sekolah-sekolah unggulan di Bojonegoro, namun tidak menciutkan nyali siswi delegasi dari MIDU Purwoasri yang berada di Desa pelosok dan notabenya jauh dari jangkauan.
Fahrur Rozi, selaku Kepala Madrasah (Kamad) MIDU Banaran Desa Purwoasri, mengatakan, bahwa siswi-siswi tersebut merupakan peserta yang sebelumnya menjuarai Festival Santri Nusasntara (FSN) 2 LP Ma'arif NU Sukosewu.
“Alhamdulillah, pendelegasian ini merupakan lanjutan dari kegiatan dari Festifal Santri Nusasntara, sebagai upaya untuk terus meningkatkan hafalan dan mensyiarkan Al-Qur'an,” ungkapnya.
Kamad MIDU menambahkan, dalam kegiatan ini kedua siswi MIDU Purwoasri meskipun tidak dapat juara tapi sudah bisa bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan.
“Setiap perlombaan Tidak ada prestasi yg diperoleh dengan cara instan apalagi cuma sebatas berangan-angan. Teruslah berproses utk kemenangan yg tertunda.” semangatnya. [red/sbc]





