
03 Mei 2026

04 Maret 2026

Hadiri Safari Ramadhan, Bupati Bojonegoro Apresiasi Program Pasar Murah untuk Warga Jelang Lebaran
BOJONEGORO – Safari Ramadhan kembali digelar Pemkab Bojonegoro. Kali ini kegiatan dipusatkan di Masjid Samin Baitul Muttaqin, Kecamatan Margomulyo, Selasa (3/3/2026). Dalam kesempatan ini, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono memberikan apresiasi atas program "Gerakan Pangan Murah" dan "Operasi Pasar Murah" yang sukses digelar.
Bupati Setyo Wahono menyampaikan bahwa stabilitas harga pangan adalah kunci utama ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci. Apalagi menjelang hari raya Idul Fitri.
"Kami sangat berterima kasih kepada dinas terkait yang telah bekerja keras menyelenggarakan pasar murah ini. Harga bahan pokok yang terjangkau adalah bantuan yang sangat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga, terutama untuk menjaga daya beli di tengah fluktuasi harga musiman jelang lebaran," ujarnya.
Program ini menyediakan berbagai bahan pangan dengan harga di bawah pasar, antara lain beras SPHP Rp 55.000 / 5kg, telur ayam Rp Rp 28.000 / kg, Minyakita Rp 15.000 / liter, gula pasir Rp Rp 15.000 / kg, bawang merah Rp 8.000 / 1/4 kg, bawang putih, Rp 7.000 / 1/4 kg, cabai campur Rp 5.000 / pak.
Bupati berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara masif dan merata di berbagai kecamatan di Bojonegoro. Menurutnya, sinergi antar dinas dalam memantau rantai pasok pangan harus terus diperkuat agar tidak terjadi lonjakan harga yang ekstrem saat permintaan meningkat tajam menjelang Lebaran nanti.
"Semoga dengan adanya stabilitas harga ini, masyarakat Bojonegoro dapat menjalankan sisa bulan Ramadan dengan lebih tenang dan menyambut Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan tanpa terbebani harga pangan yang tinggi," tutupnya.
Sementara itu, Kustiah warga Desa Sumberejo, Kecamatan Margomulyo sangat bersyukur dan merasa terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah yang diadakan di desa kami hari ini. “Sebagai ibu rumah tangga, selisih harga seribu atau dua ribu rupiah itu sangat berarti untuk dapur kami,” katanya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan penyelenggara yang sudah peduli dengan masyarakat desa. Ia berharap kegiatan seperti ini sering diadakan, terutama saat harga-harga di pasar sedang melonjak. (Red/Lis)
21 Oktober 2025

Dapat Bantuan Modal dari Pemkab Bojonegoro, Ini Yang Dirasakan Pedagang Keliling
BOJONEGORO - Senyum terpancar dari wajah para pedagang rengkek (bakul blonjo) keliling di Bojonegoro. Sebanyak 206 pedagang menerima bantuan uang tunai sebesar Rp250.000 per orang dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Senin (20/102025). Bantuan modal ini menjadi semangat para pedagang untuk terus mengembangkan usaha.
Sampurni, pedagang rengkek asal Desa Guyangan, Kecamatan Trucuk mengaku bantuan tersebut sangat membantu untuk menambah modal jualan keliling. “Sekarang saya bisa membeli bahan lebih banyak dan menambah penghasilan. Terima kasih pemerintah sudah peduli dengan pedagang kecil seperti kami,” ungkapnya penuh bahagia.
Hal senada disampaikan Kartini, pedagang rengkek dari Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro. Ia merasa perhatian pemerintah ini menjadi penyemangat bagi pelaku usaha kecil seperti dirinya untuk tetap bertahan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami pedagang rengkek keliling. Dapat menambah modal usaha dan membantu perekonomian keluarga. Semoga program seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat bagi pedagang kecil,” ujarnya.
Program bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkab Bojonegoro terhadap masyarakat kecil, terutama mereka yang menggantungkan hidup dari usaha mikro seperti pedagang rengkek keliling. Harapannya, bantuan tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi pelaku usaha kecil untuk terus berdaya dan berkembang.(Lis/Red)
30 September 2025

FKI-1 Dukung Program Bupati Bojonegoro
BOJONEGORO - Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur yang saat ini dipimpin Bupati H. Setyo Wahono menggulirkan program Peternakan Ayam Petelur dan program tersebut mendapat respon positif dari warga masyarakat Kabupaten Bojonegoro.
08 September 2025

Demo di Berbagai Daerah , Harga Tembakau Anjlok, Petani di Sumberrejo Mengeluh
BOJONEGORO – Harga tembakau di Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan drastis. Sebelumnya harga tembakau rajangan mencapai Rp42.000 per kilogram, kini anjlok menjadi Rp33.000 per kilogram. Bahkan, untuk daun tembakau hanya dihargai sekitar Rp2.500 per kilogram. Senin (08/09/2025).
Satrio Adji, salah seorang warga Kecamatan Sumberrejo, mengungkapkan keresahannya atas kondisi ini. Menurutnya, anjloknya harga membuat petani semakin kesulitan karena biaya tanam tidak sebanding dengan hasil penjualan.
"Sebelumnya masih bisa Rp42.000 per kilo, sekarang cuma Rp33.000. Bahkan daun hanya dihargai Rp2.500 per kilo. Gudang Garam sudah tidak menerima, tinggal Djarum yang masih buka," jelas Satrio
Ia menambahkan, situasi ini diperparah dengan maraknya aksi demonstrasi di berbagai daerah yang berdampak pada distribusi hasil panen. Kondisi tersebut membuat daya serap pabrikan semakin terbatas sehingga harga di tingkat petani tertekan.
"Dampaknya fatal, petani rugi besar. Biaya pupuk, perawatan, sampai panen tidak sebanding dengan harga jual. Banyak yang sekarang bingung bagaimana menutup modal," tambahnya.
Sejumlah petani berharap ada perhatian serius dari pemerintah maupun perusahaan rokok untuk menstabilkan harga tembakau. Mereka juga meminta agar ada regulasi yang mampu melindungi petani dari kerugian akibat fluktuasi harga yang tajam. (UT/RED)
04 Mei 2025

Keren! Pemuda Kreatif Manfaatkan Limbah Dan Sampah Menjadi Rupiah
SeputarBojonegoro.com - Abdul Qohar
BOJONEGORO - Kisah menarik nan inspiratif datang dari pria asal Desa Ngraseh Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, bernama Roy Wibowo (29). Berawal dari Ia resah melihat sampah organik yang menjadi sarang berkembangnya bakteri penyebab penyakit seperti demam berdarah, tipes, muntaber dan lain sebagainya. Sabtu (03/05/2025)
Juga melihat perkembangan budidaya jamur tiram saat ini meningkat, akan tetapi ada potensi tumpukan limbah yang secara umum tidak bisa di daur ulang (Baglog) sehingga ia berinisiatif untuk menjadikan limbah ini dapat dimanfaatkan sebagai media budidaya cacing tanah.
Tentunya, cacing yang dibudidayakan pemuda ini bukan sembarang cacing. Cacing yang dibudidayakan merupakan jenis Lumbricus Rubellus dan Eudrillus Eugeniae yang biasanya di gunakan untuk pakan ternak, campuran pelet ikan, umpan pancing, bahkan sebagai bahan alternatif menurunkan penyakit demam dan tipes.
Menurut Roy, budidaya cacing tanah itu relatif mudah, efisien dan murah. Proses budidaya hanya membutuhkan media berupa limbah jamur tiram (baglog) dan sampah batang pohon pisang, serta sampah organik atau sampah dapur sebagai pakan.
Selain itu, saat ini Roy sedang mengembangkan budidayanya untuk memanfaatkan limbah cacing berupa media lama atau orang mengenalnya kascing (vermicompost) yang biasanya dia mengganti media lama 1 bulan sekali untuk di perbarui guna perkembangbiakan cacing tanah lebih stabil.
Limbah cacing (kascing) tersebut dia manfaatkan sebagai bahan nutrisi pembenah tanah karena memiliki banyak kandungan unsur hara yang sangat baik bagi pertumbuhan tanaman.
“Beternak cacing tanah bisa mulai dipanen setelah 3-4 bulan, namun setelah panen pertama itu, setiap 30 hari, cacing tersebut bisa terus dipanen, cacing itu puncak rantai makanan dan pengurai sampah alami” ujarnya
Roy berharap akan ada banyak rekan rekan yang mulai peduli terhadap lingkungan sekitar rumah, untuk memanfaatkan sampah organik sebagai bahan tambahan cuan dengan berbudidaya cacing tanah karena juga bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia pada sektor pertanian dan bisa meningkatan kualitas pakan dari sektor perikanan. [red/qo]
08 April 2025

Panen Raya Padi Serentak, Polres Bojonegoro Dukung Petani Lewat Pendampingan Intensif
Acara tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang digelar serentak di 14 provinsi di seluruh Indonesia. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengikuti kegiatan ini secara virtual, memberikan dukungan penuh terhadap upaya ketahanan pangan nasional.
Panen raya yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bojonegoro. Tak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan berbagai stakeholder terkait yang memiliki peran penting dalam mendukung sektor pertanian di Kabupaten Bojonegoro.
Kompol Yoyok Dwi Purnomo dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa panen raya padi ini adalah bentuk nyata dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional, sesuai dengan arahan Presiden RI.
"Polri bersama pemerintah daerah dan instansi terkait sangat mendukung kegiatan panen raya ini demi ketahanan pangan nasional," ujarnya kepada awak media seusai kegiatan.
Wakapolres menambahkan bahwa acara ini bukan hanya sekadar simbol, melainkan juga momentum untuk memberikan dukungan lebih kepada para petani.
Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong semangat dan keberlanjutan sektor pertanian di Bojonegoro, yang selama ini menjadi salah satu pilar utama perekonomian daerah.
"Melalui kegiatan panen raya ini, kami (Polres Bojonegoro) siap memberikan pendampingan yang lebih baik kepada petani, agar mereka mendapatkan dukungan yang maksimal dari pemerintah dan pihak terkait lainnya," tambah Kompol Yoyok.
Sebagai daerah yang memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, Bojonegoro diharapkan dapat terus berkembang dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun nasional.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, sektor pertanian di Bojonegoro diharapkan bisa semakin maju, berkelanjutan, dan dapat mendukung ketahanan pangan Indonesia ke depan. (Red/Lis)
13 Januari 2023

Pasar Wisata Makin Ramai, Pedagang Makin Optimis
SeputarBojonegoro.com - Afif Fuad H.
Bojonegoro - Pasar Wisata Bojonegoro yang makin ramai pengunjung, membuat para pedagang makin optimis bisa mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena, sejak pasar dibuka, antusiasme masyarakat berbelanja kebutuhan sehari-hari cukup tinggi.
Salah satu pedagang sayur Siti Nuriyanti saat ditemui awak media mengungkapkan bahwa ia merasa nyaman dengan kondisi Pasar Wisata yang saat ini menjadi tempat mata pencahariannya.
"Alhamdulillah, kondisi pasar mulai ramai pembeli. Apalagi ditambah dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan memberikan voucher belanja serta imbauan kepada pegawai Pemkab untuk berbelanja di Pasar Wisata ini," ucapnya pada, Kamis (12/0/2023.
Nuriyanti menjelaskan, pedagang memang butuh waktu untuk menyesuaikan dengan tempat baru.
"Namun dengan berjalanya waktu dan kondisi pasar yang mulai ramai saya optimis dapat meningkatkan ekonomi para pedagang disini," jelasnya.
Sementara itu Halimatus Sakdiyah asal Sumberrejo salah satu pembeli, menuturkan bahwa dirinya sangat senang berbelanja di Pasar Wisata. Ia sengaja menyempatkan waktu usai pulang kerja untuk membeli kebutuhan sehari-hari seperti sayuran, telur, minyak dan lain-lain.
"Kesan saya, berbelanja di sini nyaman dan kondisi pasar yang cukup bersih. Apalagi disediakan keranjang dorong atau troli seperti di pasar modern. Hal ini sangat membantu untuk membawa barang belanjaan," tuturnya.
Sakdiyah menambahkan dengan adanya Pasar Wisata ini dapat mengubah pemikiran bahwa tidak selamanya pasar tradisional berkesan kumuh.
"Dengan adanya kerja sama dari berbagai pihak mulai pemerintah, pedagang serta masyarakat, saya yakin Pasar Wisata Bojonegoro dapat berkembang dan menjadi ikon baru bagi Kabupaten Bojonegoro," imbuhnya. [red]
12 Januari 2023

Pemkab Bojonegoro Bagikan Ribuan Voucher Gratis Untuk Pengunjung Pasar Wisata
SeputaBojonegoro.com - Afif Fuad H.
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro membagikan ribuan voucher gratis kepada pengunjung Pasar Wisata, Kamis (12/1/2023). Dalam waktu satu jam, sebanyak 1.000 voucher masing-masing dengan nominal Rp10 ribu ini ludes. Pembagian voucher gratis ini juga rencananya dilakukan pada 14 dan 17 Januari 2023.
Kadindagkop UM Kabupaten Bojonegoro Sukaemi menjelaskan, tepatnya di Jalan Kopral Kasan, Kelurahan Banjarejo, pembagian voucher mulai pukul 06.00 WIB s/d pukul 07.00 WIB. Sesuai rencana Kamis sore nanti juga akan ada pembagian 1.000 voucher lagi.
Langkah ini sebagai salah satu upaya untuk meramaikan Pasar Wisata baik untuk para pengunjung maupun pedagang yang berjualan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
“Oleh Bupati diberikan voucher Rp10 ribu. Pembeli bisa mendapatkan voucher Rp 10 ribu untuk semua pengunjung, kecuali ASN. Hari ini ada Gedung A dan Gedung B. Berlanjut pembagian selanjutnya tanggal 14 dan 17 Januari 2023,” ujarnya.
Salah satu pengunjung, Khazanah, warga Desa Campurejo penerima voucher gratis, mengaku sangat senang berbelanja di Pasar Wisata. Sebab, lokasinya dinilai lebih dekat dari rumahnya dan merasa lebih nyaman.
“Senang, apalagi karena mendapat voucher gratis ini. Rencananya akan ditukarkan tempe,” pungkasnya.
Sebelumnya, Khazanah menuturkan belanja di Pasar Lama sangat tidak nyaman. Di Pasar wisata ini, dirinya sangat senang dan bersyukur bisa belanja dengan kondisi lebih layak.
Selain untuk mendukung operasional Pasar Wisata, Pemkab Bojonegoro mengajak semua pihak untuk belanja ke pasar ini. Imbauan ini juga disampaikan pada para ASN di lingkup Bojonegoro.
Sebelumnya , pada Selasa (10/1/2023). Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro menandai pembukaan dengan Gebyar Pasar Wisata Tahun 2023. [red]
11 Januari 2023

Pasar Wisata Bojonegoro Beroperasi, Berkah Bagi Pelaku UMKM
SeputarBojonegoro.com - Afif Fuad H.
Bojonegoro - Pasar Wisata Bojonegoro mulai beroperasi Selasa (10/1/2023). Hal ini ditandai dengan Gebyar Pasar Wisata Tahun 2023 yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro. Pasar Wisata ini memiliki dua gedung dan dua lantai yang buka selama 24 jam.
Sebelum Gebyar Pasar Wisata dimulai Selasa (10/1/2023) hari ini, para pedagang yang telah mendapatkan nomor penempatan los sibuk menata dagangan sejak pagi. Banyak produk yang dijual di pasar tersebut. Selain kebutuhan pokok juga tersedia pakaian, peralatan tani, kerajinan hingga aksesoris fashion. Bahkan, di Pasar Wisata ini juga terdapat pelaku UMKM. Sehingga akan menjadi ruang ekonomi bagi para pelaku UMKM di Bojonegoro.
Salah satunya ialah Ibu Hidayah Zahida yang merupakan ketua Zahida Painting. Bisnisnya mencakup fashion dan handicraft. Ia juga Ketua Asosiasi Handicraft Jawa Timur (AHJ) region Kabupaten Bojonegoro. Menurut Zahida, Pasar Wisata ini dapat membuka lebih luas peluang penjualan pedagang pasar maupun UMKM.
Dengan fasilitas yang sudah bagus serta mendukung, Zahida berharap agar pelaku UMKM dapat meningkatkan perekonomiannya. “Terimakasih kepada Ibu Bupati Anna Mu’awanah dan Dinas Perdagangan telah menyediakan wadah bagi kami pelaku UMKM untuk menjual produk,” ungkap Zahida.
Tak hanya itu, salah satu pedagang jilbab di lantai 2 gedung B Pasar Wisata, Ibu Atun warga asal Kelurahan Klangon Kecamatan Kota Bojonegoro mengaku sangat berterimakasih karena diberikan tempat untuk berjualan. “Semoga dengan adanya pasar baru ini bisa mendapatkan pundi-pundi rupiah,” tuturnya. [red]
10 Januari 2023

Pedagang Pasar Wisata Bojonegoro Mulai Berjualan Dengan Penuh Harapan
SeputarBojonegoro.com - Afif Fuad H
Bojonegoro – Dengan penuh harapan dan semangat para pedagang mulai menjajakan dagangannya di lapak yang telah disediakan. Ini seiring mulai dibukanya Pasar Wisata dengan kegiatan Gebyar Pasar Wisata Tahun 2023 yang dilakukan Dinas Perdagangan Koperasi dan UM (Disdagkop UM), Selasa (10/1/2023).
Salah satu pedagang asal Kelurahan karangpacar Kecamatan Bojonegoro, Kartini mengungkapkan selain berjualan di Pasar Wisata, dia juga berjualan kopi di rumahnya. Dengan melihat potensi yang ada, kemudian berjualan kopi di pasar burung Buana Lestari dan kini memiliki stan di Pasar Wisata.
“Ya Alhamdulillah cukup ramai, kalau ada acara di pasar burung jualan di sana ramai. Kalau tidak ada acara, saya juga jualan di sini, kan Pasar Wisata buka 24 jam,” ucapnya.
Pedagang lain, Liana menyampaikan bahwa ia saat ini telah siap berjualan bersama suaminya. Rencananya akan membuka stan dengan menjual sayur-sayuran mulai malam nanti.
“Tadinya mau jualan mulai tadi malam, tapi baru dapat kunci hari ini, rencananya akan mulai jualan malam nanti,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung asal Kecamatan Gondang, Nyunar menyampaikan dirinya hari ini sengaja datang ke Pasar Wisata Bojonegoro untuk berburu kuliner.
“Tadi berangkat dari rumah jam 7 pagi, sengaja datang ke Pasar Wisata untuk berburu kuliner,” tandasnya. [red]
31 Desember 2022

Mahasiswa Universitas Airlangga Studi Praktik Kerja Lapangan 2022 Di Desa Prayungan
SeputaBojonegoro - Afif Fuad H.
Bojonegoro - Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Fakultas Kesehatan Masyarakat Program Studi S-1 Kelompok 16 melakukan pembukaan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) tahun 2022 di Pendopo Desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Jumat, (30/12/22).
Kegiatan PKL tersebut dimulai tanggal 27 Desember 2022 dipendopo Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dan kegiatan akan ditutup tanggal 25 Januari 2022.
Dalam acara pembukaan dihadiri oleh Ketua BPD Arif Chomaidi beserta anggota, Kepala Desa Prayungan Lely Yusliani, S.IP beserta perangkatnya, Anggota Posyandu Prayungan, Banbinsa Ndan Burhan, Ketua RT dan Ketua RW Prayungan serta mahasiswa Unair Surabaya yang melaksanakan PKL di Desa Prayungan.
Muhammad Abdulrohman Al-makki selaku Ketua PKL Unair Surabaya menyampaikan kebahagiaan karena sudah diberikan kesempatan praktik kerja lapangan di desa prayungan.
"Alhamdulillah, terima kasih banyak atas kami sangat berbahagia dapat memperkenalkan diri, kami dari mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat Unair surabaya akan melaksanakan kegiatan praktik kerja lapangan atau PKL di desa prayungan ini selama satu bulan ke depan, semoga saya dan teman-teman kelompok kegiatan PKL ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, maksud dan tujuan kami ini akan praktik kerja lapangan atau PKL yang merupakan mata kuliah wajib yang harus kami tempuh untuk praktik kesehatan," sambut mahasiswa kelahiran Sidoarjo ini.
Sementara itu, Kepala Desa Prayungan Lely Yustiani mengucapkan selamat datang di desa prayungan kami tercinta, Sugeng rawuh kepada saudara-saudara semua.
"Biar lebih bersahabat teman-teman semua bisa memanggil saya Ibu atau Mbak Lely, desa kami sudah banyak sejarah tetang mahasiswa yang melakukan kegiatan KKN dan PKL, sedikit kami ceritakan tentang kearifan lokal dan adat istiadat serta perekonomian di desa kami ini, mayoritas penduduk desa Prayungan adalah petani selanjutnya ada pedagang maka dari itu prayungan memiliki masalah yang kompleks dan majemuk, meskipun demikian karena didukung oleh Kades sebelumnya beserta semua perangkat desa dan seluruh elemen masyarakat desa kami mampu mengatasi semua masalah tersebut. banyak prestasi yang diperoleh desa kami mulai dari lomba desa keterbukaan publik dan edukasi perdagangan dan home industri. Desa kami juga terkenal dengan centra industri batik, krupuk dan lain-lain. Kami berharap bekerja sama yang baik, simbiosis mutualisme kerjasama yang saling menguntungkan antara desa dan Universitas sehingga akan tercipta sumber daya manusia yang tinggi dan berkualitas untuk bersama-sama membangun negeri kita tercinta ini," sambut Kades. [red]
29 Agustus 2022

Dukung Pemulihan Ekonomi, Kapolres Bojonegoro Kunjungi Sentra Ayam Petelur
Dalam kunjungannya tersebut, Kapolres Bojonegoro bersama Komandan Kodim 0813 Bojonegoro didampingi Santoso selaku pengelola Ayam Petelur di Desa tersebut.
"Saat ini saya bersama Bapak Dandim mengunjungi Sentra Ayam Petelur yang ada di Desa Bandungrejo," terang Muhammad
Ia menambahkan, Ayam petelur yang ada di Desa tersebut, mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Karena melibatkan puluhan warga, untuk mengelola kandang hingga memasarkan telurnya.
"Ternyata disini melibatkan masyarakat sekitar, dengan jumlah puluhan orang. Ini bagus untuk peningkatan Ekonomi masyarakat" imbuhnya.
Sementara itu, Pengelola Ayam Petelur Santoso mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungannya ke Lokasi Ayam petelur yang ia Kelola . Ia berkomitmen untuk tetap melibatkan warga sekitar dalam pengelolaan Ayam Petelur, mulai dari pengelolaan Kandang Ayam, hingga penjualan telur ayam langsung ke masyarakat.
"Terima kasih atas dukungan Bapak Kapolres dan Bapak Dandim, kami akan terus berkomitmen dalam peningkatan Ekonomi masyarakat melalui Ayam petelur," ucap Santoso
Ayam petelur dengan jumlah kurang lebih 30rb ekor tersebut, mampu menghasilkan telur rata rata 1,5 Ton setiap hari dan langsung di jual kepada masyarakat melalui kios kios di sekitar wilayah Kabupaten Bojonegoro. [red/sbc]
28 Agustus 2022

HUT Ke-77 RI Bawa Berkah bagi Pengusaha Sablon
SepuarBojonegoro.com - Dewi Wulan
BOJONEGORO - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI, rupanya membawa keberkahan bagi pengusaha sablon di Kabupaten Bojonegoro, bagaimana tidak, sejak awal Agustus 2022, pengusaha sablon sudah mulai kebanjiran order.
Seperti halnya yang dialami oleh Abdul Qohar (32), pemilik usaha sablon Gonem di Jalan Rajekwesi Kelurahan Jetak, Kabupaten Bojonegoro, menurutnya pemesanan sablon kaos Agustusan meningkat pesat dua kali lipat dari biasanya.
"Kalo saat ini memang lumayan meningkat dibandingkan tahun lalu saat covid-19. Ya jadi lebih banyak lah tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya," kata Qohar saat ditemui seputarbojonegoro.com, Sabtu (27/8/2022)
Sejak awal bulan Agustus 2022 hingga kini, sudah ada ribuan orderan yang ia terima, diantaranya sudah selesai, dan ada yang tengah proses antrean pembuatan sablon.
"Pesanan sablon kaos paling banyak datang dari komunitas dan instansi. Mereka pesan kaos untuk kegiatan Agustusan karnaval dan lomba serta kegiatan lainnya", imbuhnya.
27 Januari 2022
Unigoro MoU Dengan Barisan Muda Wira Usaha Indonesia Tingkatkan Kewira Usahaan Mahasiswa
05 Januari 2022
Pemdes Kepohkidul Beri Pelatihan UMKM
10 September 2019

Modifikasi Motor Dengan Stiker Makin Di Minati

20 Agustus 2019

Bekas Potongan Kayu Jadi Rupiah
08 Agustus 2019

Aneka Donat Menggoyang Lidah, Hanya di Istana Donat.


02 Agustus 2019

Manfaatkan Bambu, Agus Pribadi Mampu Ciptakan Kreasi Bernilai Tinggi

#Trending
-
1. SAMSUL ARIF Samsul Arif Munip (lahir di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia, 14 Januari 1985; umu...
-
SuaraBojonegoro -Kerambit lahir di negeri ini. Itu artinya Kerambit adalah salah satu senjata warisan budaya. Namun sayang jenis senjata ...
-
Reporter : Bima Rahmat suarabojonegoro.com - Siang hari ini Kecamatn sugihwaras di gegerkan dengan bermunculnya Hantu Pocong yang san...
-
BOJONEGORO - Stasiun Bojonegoro menjadi salah satu titik mobilitas penting masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026. PT Kereta Api Indones...
-
BOJONEGORO – Nilai Tukar Petani (NTP) di Kabupaten Bojonegoro sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif. Kondisi ini dinilai sejalan den...




















