13 Agustus 2016
Didik Mukrianto Jagong Budaya Bersama Seniman Bojonegoro
Reporter : Sasmito Anggoro
suarabojonegoro.com - Bersama para seniman yang ada di Kabupaten Bojonegoro wilayah Bojonegoro Timur, Didik Mukrianto, anggota Komisi III DPR RI ini gayeng melakukan dialog dan juga memberikan resensi terkait Budaya untuk pemersatu bangsa di Desa Sratu, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Jum'at (12/8/16).
Disampaikan oleh Didik Mukrianto, bahwa Budaya merupakan warisan luhur budaya bangsa yang pada masa terdahulu mampu memberikan kekuatan untuk menjadikan pemersatu antar masyarakat, sehingga dengan selalu meningkatkan dan terus melestarikan kebudayaan akan mampu juga meningkatkan kualitas persatuan antar masyarakat.
"Manusia tidak lepas dari Budaya, selalu mempertahankan dan merawat budaya juga dapat membangun masyarakat kita," Terang Pria yang juga ketua Umum Karang Taruna ini.
Dalam acara tersebut selain dialog mengupas tentang Budaya, juga disuguhkan penampilan penampilan seni dan Budaya, seperti pembacaan Puisi oleh Ketua Pokja Budaya, Wahyu Subiakdono, Agus Budiono, Geguritan oleh Gampang Prawoto dan lainnya.
Tokoh seni dan Budaya lain juga hadir dalam acara tersebut, dan berharap Acara seperti ini akan mampu menjadikan kekuatan untuk selalu terus dan melestarikan budaya di masyarakat, sehingga bisa terus melekat dimasyarakat guna alat sebagai persatuan masyarakat. (Ang*)
#Trending
-
1. SAMSUL ARIF Samsul Arif Munip (lahir di Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia, 14 Januari 1985; umu...
-
Oleh : Ali Mahmoedy SeputarBojonegoro.com - Diantara kondisi yang sejuk dengan keindahan taman dan rindangnya pepohonan di alun a...
-
BOJONEGORO – Memanfaatkan sisa lahan di belakang rumah, Mujianto, warga Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, sukses meng...
-
BOJONEGORO – Universitas Bojonegoro (UNIGORO) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu dan daya saing perguruan tinggi. Setelah ter...
-
BOJONEGORO - Harga Tembakau Rajang kering sempat mengalami tingginharga beberapa waktu lalu dari Rp45 ribu hingga Rp48 ribu perkilogramnya, ...





