19 Oktober 2025

348 Tahun Perjalanan Kabupaten Bojonegoro: Refleksi Sosial, Budaya, dan Pendidikan

    Minggu, Oktober 19, 2025  

Oleh: Dr. Mukhamad Roni, S.E.,M.E*


Kemajuan ekonomi dan perkembangan industri yang saat ini terjadi di Bojonegoro tidak dapat dipisahkan dari pergeseran dalam aspek sosial, budaya, dan pendidikan masyarakat setempat. Di tengah berbagai perubahan signifikan, nilai-nilai lokal, kearifan tradisi, serta pengembangan kualitas sumber daya manusia berfungsi sebagai landasan moral dan spiritual yang mengarahkan proses pembangunan.


Kemajuan yang tidak diimbangi dengan ketersediaan kesejahteraan sosial akan menyebabkan ketidakadilan. Pertumbuhan yang tidak disertai pendidikan akan menciptakan ketergantungan. Dan industrialisasi yang mengabaikan budaya akan membuat individu kehilangan identitasnya. Oleh karena itu, pengembangan dalam bidang sosial, budaya, dan pendidikan harus berjalan beriringan dengan revitalisasi ekonomi. Di sinilah makna refleksi Bojonegoro yang ke-348 menemukan relevansinya: menciptakan manusia yang utuh, bukan hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi daerah semata.

Dinamika Sosial di Tengah Industrialisasi

Perubahan dalam struktur ekonomi Bojonegoro menghasilkan dampak sosial yang signifikan. Komunitas yang sebelumnya menikmati kehidupan harmonis di pedesaan kini berhadapan dengan kenyataan urbanisasi, peningkatan mobilitas, dan pola konsumsi yang lebih modern. Prinsip gotong royong mulai beralih menjadi kecenderungan individualisme, dan solidaritas diantara warga sering kali terancam oleh persaingan ekonomi.


Meskipun demikian, Bojonegoro masih menunjukkan ketahanan sosial yang kokoh. Tradisi lokal seperti sedekah bumi, kenduri desa, wayang thengul, dan seni oklik tetap menjadi pengikat antarwarga. Tradisi-tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai alat sosial untuk memperkuat kebersamaan dan memperdalam makna spiritual dalam kehidupan.


Tantangan yang akan datang adalah bagaimana cara untuk mempertahankan nilai-nilai sosial ini agar tetap relevan di tengah arus modernisasi. Pemerintah setempat, institusi pendidikan, dan komunitas budaya harus tetap berupaya menanamkan kesadaran akan pentingnya identitas sosial dan rasa kebersamaan di tengah perubahan zaman.

Budaya Lokal sebagai Sumber Ketahanan Moral

Budaya Bojonegoro memiliki makna yang mendalam mengenai kesederhanaan, ketulusan, dan kebijaksanaan dalam kehidupan. Ungkapan “urip iku urup” yang berarti kehidupan harus memberikan pencerahan bagi orang lain menjadi pedoman moral yang tetap relevan di setiap zaman. Dalam era industrialisasi, nilai-nilai ini berfungsi sebagai perisai dari pragmatisme dan materialisme yang dapat mengancam identitas masyarakat.


Di samping itu, ekspresi budaya seperti batik Jonegoroan dengan desain yang terinspirasi dari alam dan Bengawan Solo menunjukkan kemampuan seni lokal untuk beradaptasi dengan perkembangan modern tanpa kehilangan jati dirinya. Budaya setempat juga memiliki potensi untuk menjadi sumber ekonomi kreatif, asalkan dikelola dengan pendekatan yang inovatif.


Festival budaya, pariwisata yang dikelola oleh komunitas, dan peremajaan seni tradisional dapat menjadi komponen penting dari strategi pembangunan sosial yang berkelanjutan.

Pendidikan sebagai Pilar Pencerahan

Tidak ada keberhasilan ekonomi yang bisa bertahan lama tanpa kemajuan di bidang pendidikan. Bojonegoro memahami hal ini melalui beragam inisiatif untuk meningkatkan standar pendidikan, baik formal maupun nonformal. Namun, masih ada berbagai tantangan yang harus dihadapi: adanya perbedaan akses antara daerah perkotaan dan pedesaan, mutu pengajar, serta kesesuaian kurikulum dengan tuntutan dunia kerja dan industri.


Institusi pendidikan tinggi serta lembaga pendidikan agama seperti pesantren memainkan peran krusial dalam membentuk karakter kaum muda di Bojonegoro. Mereka tidak hanya diharapkan cerdas secara akademis, tetapi juga kokoh dalam aspek moral dan spiritual mereka.


Keharmonisan antara pengetahuan, kepercayaan, dan etos kerja menjadi solusi bagi pendidikan di Bojonegoro menjadikan individu sebagai aktor dalam pembangunan, bukan hanya sebagai sasaran dari kebijakan.


Pendidikan vokasional dan pelatihan teknis perlu diperkuat agar anak muda Bojonegoro bisa bersaing dalam industri modern. Namun, yang lebih utama adalah membangun kesadaran bahwa bekerja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.


Literasi Digital dan Transformasi Sosial

Era digital menghadirkan kesempatan sekaligus tantangan baru untuk masyarakat Bojonegoro. Akses informasi yang melimpah mempercepat pertukaran pengetahuan dan komunikasi, namun juga memicu disrupsi sosial dan kultural.


Generasi muda Bojonegoro sekarang hidup di dua ranah: realitas yang berakar pada budaya lokal dan dunia digital yang tidak memiliki batas. Membangun kemampuan literasi digital menjadi sebuah kebutuhan yang mendesak. Literasi ini tidak sebatas menunjukkan kemampuan memakai teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, arif, dan etis dalam ruang lingkup digital.


Dengan literasi digital yang kokoh, warga Bojonegoro bisa berperan aktif dalam ekonomi digital, bukan hanya sebagai pengguna yang pasif. UMKM berbasis online, promosi wisata lokal melalui media sosial, serta jaringan bisnis menjadi contoh bahwa digitalisasi dapat menjadi jalan baru untuk kebangkitan ekonomi sosial.

Perguruan Tinggi dan Peran Sosial-Transformasional

Keberadaan institusi pendidikan tinggi di Bojonegoro seperti Universitas Bojonegoro, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri, STIKES Maboro, Istitut Attanwir serta sejumlah kampus lainnya telah berfungsi sebagai pendorong perubahan sosial. Kampus bukan hanya sekedar lokasi untuk belajar, tetapi juga merupakan ruang eksperimen sosial yang menghasilkan ide-ide, inovasi, dan kepemimpinan yang segar. Penting untuk memperkuat kerjasama antara sektor akademik, industri, dan pemerintah setempat dalam model triple helix di mana penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi alat nyata untuk pembangunan.

Institusi pendidikan tinggi juga memiliki peran penting dalam mempertahankan keseimbangan moral dalam proses pembangunan. Mereka berfungsi sebagai tempat untuk menumbuhkan kesadaran kritis, semangat nasionalisme, serta etika profesional yang berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Islam.

Refleksi Penutup

Di tengah perkembangan industri dan percepatan ekonomi, Bojonegoro harus terus mengembangkan individu yang berpikir kritis, berbudaya, dan berpendidikan. Pembangunan sosial serta budaya bukan hanya menjadi tambahan dalam pembangunan ekonomi, melainkan inti dari keberlanjutan suatu daerah.

Masyarakat yang memiliki pendidikan dan pemahaman budaya yang baik akan mampu mengarahkan pembangunan dengan tetap mengutamakan kemanusiaan.

Bojonegoro, yang telah berusia 348 tahun, telah menunjukkan kekuatannya. Kini, tanggung jawab generasi yang akan datang adalah mempertahankan keseimbangan antara kemajuan serta nilai-nilai kemanusiaan, antara teknologi dan warisan budaya, antara industri dan jati diri.

Saat nilai-nilai sosial serta budaya terus berkembang di tengah kemajuan, kebangkitan ekonomi Bojonegoro akan menjadi kebangkitan yang memiliki martabat suatu kebangkitan yang tidak hanya fokus pada pembangunan daerah, tetapi juga pada pertumbuhan jiwa manusia.

*Penulis adalah Dosen Ekonomi Syariah, Praktisi Indonesia Belajar dan Mengajar, Penyuluh Anti Korupsi KPK, Sekretaris III Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia DPW Jawa Timur.

Ziarah Leluhur HJB Ke-348, Diwarnai Penyerahan Bantuan Sosial untuk Keluarga Kurang Mampu

    Minggu, Oktober 19, 2025  


BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melanjutkan rangkaian kegiatan ziarah makam leluhur pada hari kedua, Sabtu (18/10/2025), dalam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-348. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penghormatan dan napak tilas spiritual, tetapi juga diwarnai dengan penyerahan bantuan sosial (bansos) kepada keluarga miskin sebagai wujud kepedulian sosial Pemkab Bojonegoro.


Rombongan ziarah, yang dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro dan Wakil Bupati Bojonegoro, beserta Ketua TP PKK, Forkopimda, Kepala OPD, dan tokoh masyarakat mengunjungi dua lokasi bersejarah. Lokasi pertama adalah Makam Raden Bagus Lanching Kusumo di Desa Clebung, Kecamatan Bubulan, dilanjutkan ke Petilasan Eyang Prabu Angling Dharma di Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu.


Dalam kegiatan ziarah ini, Pemkab Bojonegoro menyertai dengan penyerahan bantuan sosial kepada keluarga miskin di sekitar lokasi. Secara simbolis, Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro menyerahkan bansos kepada salah satu keluarga miskin dari Desa Clebung, Kecamatan Bubulan. Penyerahan bantuan sosial ini menegaskan komitmen Pemkab Bojonegoro untuk memastikan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan, sejalan dengan semangat para leluhur dalam membangun Bojonegoro.


Ziarah makam leluhur merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan inti Hari Jadi Bojonegoro. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan, napak tilas spiritual, dan peneladanan semangat perjuangan para leluhur dalam membangun dan memajukan Bojonegoro. Dengan meneladani semangat perjuangan pendahulu Bojonegoro, diharapkan dapat memotivasi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus berupaya keras demi kemajuan Bojonegoro di masa depan. (Lis)

Kapolres Bojonegoro Terima Kunjungan PKDI, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Pangan

    Minggu, Oktober 19, 2025  


BOJONEGORO
– Upaya memperkuat sinergitas antara aparat kepolisian dan pemerintahan desa terus ditingkatkan. Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, SH, SIK, MIK menerima kunjungan dari Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (18/10/2025). 


Pertemuan berlangsung di ruang rapat lantai 2 Mapolres Bojonegoro dan dihadiri Wakapolres, para pejabat utama (PJU) Polres, Ketua PKDI KRAT. Sudawam beserta jajaran pengurus.


Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan dialog terbuka. Pimpinan Polres dan para kepala desa memanfaatkan momen ini untuk membahas berbagai isu strategis yang berkaitan langsung dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat desa.


Dalam keterangannya usai pertemuan, Kapolres Bojonegoro menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Ia menilai dukungan pemerintah desa sangat vital dalam membantu tugas Polri menjaga stabilitas wilayah, terutama dalam merespons dinamika sosial dan potensi gangguan keamanan.


“Ini merupakan bentuk sinergi konkret antara Polres Bojonegoro dan PKDI dalam menjaga serta memelihara kamtibmas. Kami sangat menghargai kontribusi para kepala desa yang selama ini menjadi mitra penting kami,” ujar Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi kepada awak media.


Kapolres juga mengimbau agar seluruh desa mengaktifkan kembali Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) sebagai upaya pam swakarsa. Ia menilai optimalisasi Satkamling dapat menjadi langkah preventif dalam mencegah tindak kriminalitas serta memperkuat semangat warga jaga warga.


Selain aspek keamanan, AKBP Afrian juga menyoroti pentingnya keterlibatan kepala desa dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sebagaimana menjadi salah satu fokus pemerintah pusat. Ia menegaskan peran desa sangat krusial dalam mewujudkan swasembada pangan.


Lebih lanjut, Kapolres juga menekankan pentingnya peran Tiga Pilar Desa, yakni Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan persoalan sosial secara persuasif melalui mekanisme mediasi atau pendekatan Restorative Justice. Ia mendorong agar sinergi di tingkat akar rumput terus diperkuat.


Sementara itu, Ketua PKDI Kabupaten Bojonegoro, KRAT. Sudawam menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari jajaran Polres. Sudawam menegaskan kesiapan PKDI untuk terus mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga kamtibmas dan menyukseskan berbagai program pemerintah di desa.


“Kami siap menjadi mitra strategis Polri dan Pemkab demi kemajuan desa dan keamanan masyarakat,” tegasnya. (Lis/Red)

18 Oktober 2025

Kapolres Bojonegoro Apresiasi Apel Ratusan Elemen Pemuda NU Bojonegoro

    Sabtu, Oktober 18, 2025  

 


BOJONEGORO
- Sebanyak  Enam ratusan kader dari berbagai elemen Pemuda Nahdlatul Ulama (NU) Bojonegoro menggelar apel kebangsaan di depan Gedung Rektorat Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro, Jumat (17/10/2025). Apel ini merupakan bentuk pernyataan sikap terhadap tayangan salah satu program di Trans7 yang dinilai menyinggung dan merendahkan budaya pesantren.


Apel tersebut diikuti oleh jajaran PC GP Ansor Bojonegoro, Banser Satkorcab Bojonegoro, PC Pagar Nusa Bojonegoro, serta barisan pelajar dari CBP IPNU dan KPP IPPNU Bojonegoro. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan solidaritas Pemuda NU dalam membela kehormatan ulama dan pesantren.


Ketua PC GP Ansor Bojonegoro, Mochamad Nurwahyudi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa apel ini merupakan respons tegas terhadap tayangan yang dianggap mendiskreditkan pesantren.


“Kita Ansor, Banser, Pagar Nusa, CBP, dan KPP Bojonegoro hadir dan siap menjadi garda terdepan membela kiai dan pesantren,” tegas Wahyudi.



Ia menambahkan bahwa budaya pesantren adalah bagian dari tradisi luhur yang dijaga dan dihormati NU. “Maka kita elemen Pemuda NU Bojonegoro siap membela martabat pesantren. Kita tidak terima budaya di pesantren direndahkan. Siapapun akan kita lawan,” ujarnya penuh semangat.


Sementara itu, Moh. Muhtadin, Kasatkorcab Banser Bojonegoro, mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari perjuangan para ulama dan kiai pesantren.


“Siapapun menghina kiai dan pesantren pasti akan kita lawan. Siapkah sahabat?” seru Muhtadin lantang, yang kemudian dijawab dengan teriakan “Siap!” secara serentak oleh seluruh peserta apel.


Dalam kesempatan yang sama, Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro, Bisri Choiron, menyampaikan orasi heroik yang membakar semangat seluruh peserta apel. Ia menegaskan bahwa kader Pagar Nusa tidak hanya menjadi pengikut para kiai, tetapi juga pembela kehormatan mereka.


 “Kami para pendekar Pagar Nusa tidak hanya menjaga gerbang pesantren dengan jurus dan tenaga, tapi juga dengan hati dan kehormatan. Kami bukan sekadar penderek kiai, tapi pembela kiai dan pesantren,” tegas Bisri.




Ia juga menuntut agar pihak terkait segera mengambil tindakan tegas terhadap tayangan yang telah menyinggung marwah pesantren.


“Maka kami menuntut pihak terkait untuk mencabut tayangan dari Trans7 yang telah mendiskreditkan budaya pesantren,” ujarnya disambut pekik takbir menggema di lapangan apel.



Pada kegiatan tersebut juga hadir Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, yang datang untuk menerima langsung pernyataan sikap dan tuntutan dari Pemuda NU Bojonegoro terkait tayangan Trans7 yang dinilai merendahkan kiai dan pesantren. Kehadiran Kapolres menjadi bentuk apresiasi terhadap aspirasi yang disampaikan secara damai dan tertib.


“Alhamdulillah, Walau hati panas, tapi dilaksanakan secara tertib dengan tetap menjaga nilai-nilai yang diperjuangkan,” ujar Kapolres.


Apel kebangsaan ini diakhiri dengan pembacaan ikrar kesetiaan terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta tekad menjaga marwah pesantren dari segala bentuk penghinaan. (Rum/why)

17 Oktober 2025

Satreskoba Polres Bojonegoro Ingatkan Siswa SMP Akan Bahaya Narkoba

    Jumat, Oktober 17, 2025  


BOJONEGORO – Dalam rangka menumbuhkan kesadaran siswa terhadap bahaya perundungan dan penyalahgunaan narkoba, SMP Negeri 2 Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, menggelar kegiatan workshop bertema Cegah Perundungan dan Penyalahgunaan Narkoba, Wujudkan Generasi Sehat dan Berprestasi. Kamis(16/10/2025)


Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro yang berkompeten di bidang pembinaan pelajar.


Kepala Sekolah SMPN 2 Sumberrejo, Moh. Khozin, M.Pd.I menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap maraknya kasus bullying dan penyalahgunaan zat terlarang di kalangan remaja. Menurutnya, melalui edukasi yang tepat, siswa diharapkan memiliki pemahaman dan kesadaran hukum sejak dini agar mampu menghindari pergaulan negatif. 


"Kami ingin membekali anak-anak dengan pengetahuan dan karakter kuat agar mereka dapat menolak segala bentuk kekerasan dan penyalahgunaan narkoba," ujarnya.


Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Suprayitno, S.Pd menambahkan, workshop tersebut membahas dua materi utama, yaitu tentang perundungan, kekerasan, dan kekerasan seksual, serta penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), termasuk bahaya minuman keras, merokok, dan HIV/AIDS.


"Berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah preventif untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku menyimpang," ungkap Suprayitno, S.Pd


Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Sumberrejo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dan kepolisian dalam menciptakan sekolah ramah anak dan bebas narkoba, sekaligus membentuk generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi. (Rum)

15 Oktober 2025

Kapolres Bojonegoro Beri Bantuan, Ajak Ojol Jaga Kamtibmas

    Rabu, Oktober 15, 2025  


BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Setya Permadi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Wujud kepedulian itu diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi serta pemberian bantuan kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Komunitas Ojek Online Bojonegoro Bersatu, Selasa (14/10/2025).


Acara yang berlangsung di salah satu rumah makan di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Kota Bojonegoro, dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro serta sekitar 50 pengemudi ojol dari berbagai komunitas. Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan yang menjadi ajang dialog terbuka antara aparat kepolisian dan para pengemudi yang sehari-hari berperan dalam mendukung mobilitas masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Afrian secara simbolis menyerahkan tiga unit kompresor, alat tambal ban, serta 50 paket sembako kepada perwakilan komunitas ojol. Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata Polres Bojonegoro terhadap aktivitas para pengemudi di lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.


Suasana kekeluargaan sudah terasa sejak awal kegiatan. Kapolres menyapa satu per satu peserta yang hadir dan mengajak mereka makan siang bersama. Interaksi tanpa jarak itu mencerminkan kedekatan antara kepolisian dan warga, khususnya para pengemudi ojol yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.


Dalam sambutannya, AKBP Afrian menegaskan bahwa Polres Bojonegoro selalu terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk komunitas ojol. 


“Alhamdulillah, hari ini kami bisa berdialog dengan rekan-rekan ojol untuk mencari solusi atas kendala di lapangan. Beberapa persoalan sudah kita temukan solusinya, dan sebagian lainnya masih dalam proses,” ujarnya.


Ia menambahkan, kepolisian berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas agar para pengemudi dapat bekerja dengan tenang. 


“Kami ingin semua pengemudi bisa mencari nafkah dengan rasa aman dan nyaman, tanpa khawatir adanya gangguan di jalan,” lanjutnya.


Selain menyerahkan bantuan, Kapolres juga berpesan agar komunitas ojol turut aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Menurutnya, para pengemudi ojol memiliki peran penting sebagai mitra kepolisian karena berada langsung di tengah masyarakat dan dapat membantu memberikan informasi terkait situasi keamanan di wilayahnya.


Sementara itu, Ketua Komunitas Ojek Online Bojonegoro Bersatu, Suwito, menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas perhatian dan kepedulian Polres Bojonegoro. Ia menilai kegiatan silaturahmi dan dialog seperti ini sangat berarti bagi para pengemudi ojol. 


“Bantuan ini sangat bermanfaat, tapi yang lebih berharga adalah rasa dihargai dan diperhatikan oleh Bapak Kapolres serta jajarannya,” ungkap Suwito.


Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara kepolisian dan komunitas ojek online sebagai mitra strategis dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Bojonegoro. (Ril)

13 Oktober 2025

Sambut HKGB ke-73, Bhayangkari Bojonegoro Gelar Bakti Sosial di SLB Putra Harapan

    Senin, Oktober 13, 2025  


BOJONEGORO – Dalam rangka menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 Tahun 2025, Polres Bojonegoro bersama Bhayangkari Cabang Bojonegoro menggelar kegiatan bakti sosial di Sekolah Luar Biasa (SLB) Putra Harapan, Jalan Rajekwesi, Kecamatan Kota Bojonegoro, Senin (13/10/2025).


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bojonegoro selaku Pembina Bhayangkari, AKBP Afrian Satya Permadi, SH, SIK, MIK, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bojonegoro, Ny. Dita Afrian. Turut hadir pula para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Bojonegoro, para ketua seksi, serta kepala sekolah, tenaga pendidik, dan siswa SLB Putra Harapan.


Dalam kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut, Kapolres dan Ketua Bhayangkari menyerahkan bantuan sosial kepada pihak sekolah serta para siswa. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar terus berprestasi dan mandiri.


AKBP Afrian Satya Permadi menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Bhayangkari terhadap masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan sosial. 


“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak SLB, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat,” ujarnya.


Afrian menambahkan, kegiatan bakti sosial ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HKGB ke-73 tahun 2025. 


“Momentum HKGB kami maknai dengan kegiatan positif yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tambah Kapolres.


Sementara itu, Kepala Sekolah SLB Putra Harapan, Endar Dwi Wahyuni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Bojonegoro dan Bhayangkari atas perhatian yang diberikan kepada sekolahnya. 


“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Bhayangkari dan jajaran Polres Bojonegoro. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak kami,” ujarnya.


Endar berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang untuk menumbuhkan semangat dan motivasi bagi siswa-siswi berkebutuhan khusus. 


“Kehadiran bapak dan ibu dari Polres serta Bhayangkari menjadi penyemangat bagi kami semua,” tambahnya.


Kegiatan bakti sosial ini ditutup dengan foto bersama serta penyerahan simbolis bantuan kepada pihak sekolah dan siswa. Suasana hangat dan penuh keakraban tampak mewarnai seluruh rangkaian acara tersebut. (Lis)

09 Oktober 2025

Polres Bojonegoro Tanam Jagung Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo

    Kamis, Oktober 09, 2025  


BOJONEGORO
– Dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Polres Bojonegoro kembali melaksanakan penanaman jagung Kuartal IV di lahan Tanah Kas Desa (TKD) Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (8/10/2025).


Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, SH, SIK, MIK, bersama para pejabat utama (PJU) Polres Bojonegoro. Turut hadir pula perwakilan Kodim 0813 Bojonegoro, Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, ADM Perhutani, Kepala BPS, perwakilan Bulog, Kepala Desa Ngampel beserta perangkatnya, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kecamatan Kapas, tokoh agama, kelompok tani, serta tamu undangan lainnya.


Penanaman jagung ini menjadi salah satu wujud nyata dukungan jajaran kepolisian terhadap program nasional peningkatan ketahanan pangan. Melalui kegiatan ini, Polres Bojonegoro ikut berperan dalam optimalisasi lahan desa agar dapat dimanfaatkan secara produktif.


Usai kegiatan penanaman, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ia menyebut sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.


“Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung program Asta Cita. Kegiatan ini merupakan langkah bersama menuju kemandirian pangan melalui penanaman jagung,” ujar Kapolres.


Menurutnya, potensi lahan di Bojonegoro yang luas dan subur dapat dimanfaatkan untuk mendukung program pertanian produktif. Pemanfaatan lahan semacam ini juga menjadi bentuk kontribusi terhadap upaya mewujudkan swasembada pangan di tingkat nasional.


Afrian menilai, program Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto merupakan jembatan antara pelestarian lingkungan dan pembangunan ekonomi rakyat. Program tersebut mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.


“Melalui pendekatan agroforestri dan pemanfaatan lahan produktif, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil tanaman pangan seperti jagung, tetapi juga berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan yang menjadi penyangga kehidupan,” jelasnya.


Kapolres Bojonegoro berharap kegiatan penanaman jagung ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemandirian pangan sekaligus kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. 


“Semoga langkah kecil ini menjadi bagian dari upaya besar menuju ketahanan pangan nasional,” pungkasnya. (Lis/Red)

06 Oktober 2025

Kapolsek Balen Berikan Kejutan di HUT TNI ke 80 Ke Koramil Balen

    Senin, Oktober 06, 2025  


BOJONEGORO – Sinergitas antara unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Balen terus terjalin dengan baik. Hal itu tampak dalam momentum Hari Ulang Tahun TNI ke-80 tahun 2025, ketika Kapolsek Balen, AKP H. Sri Windirarto, SH, bersama Camat Balen, Biyanto, S.E., M.A.P., memberikan kejutan kepada Danramil 03 Balen, Kapten CBA Moh. Ridhon, S.H., beserta anggota Koramil Balen. Senin (06/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Balen AKP H. Sri Windirarto, SH, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas pengabdian TNI dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Kami mengucapkan selamat hari ulang tahun TNI ke-80 kepada Danramil 03 Balen beserta jajarannya dari Kepolisian Sektor Balen. Selanjutnya kami berharap sinergitas unsur Muspika terus berjalan dengan baik dan berkomitmen menjaga kamtibmas di wilayah Balen,” ungkapnya.

Kapolsek menambahkan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, dan pemerintah kecamatan merupakan kunci terciptanya stabilitas keamanan di wilayah. Kolaborasi ini dinilai penting dalam menghadapi dinamika masyarakat serta berbagai tantangan di lapangan, sehingga peran Muspika menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas daerah.

Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga menunjukkan adanya kedekatan emosional antar-instansi di Kecamatan Balen. Hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas formalitas kelembagaan, tetapi juga rasa kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Momentum ini menunjukkan bahwa sinergitas terus terjalin untuk menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif,” tambah Kapolsek.

Dengan demikian, Muspika Balen diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugasnya, sejalan dengan semangat peringatan HUT TNI ke-80 bertema TNI PRIMA – TNI RAKYAT – INDONESIA MAJU. (Why/Red)

Kapolres Bojonegoro Berikan Kejutan di HUT ke-80 TNI, Tekankan Pentingnya Sinergitas TNI-Polri

    Senin, Oktober 06, 2025  


BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, SH, SIK, MIK menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0813 Bojonegoro, Minggu (5/10/2025). 


Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) adalah Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro, Mayor Inf Marwoko Suwandono. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, perwakilan Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Kepala Bakorwil, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi pemerintahan dan unsur masyarakat.


Peringatan HUT TNI ke-80 tahun ini mengusung tema “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju”, yang mencerminkan semangat profesionalisme, kedekatan TNI dengan rakyat, serta sinergi yang kuat dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Kapolres Bojonegoro menyampaikan apresiasinya terhadap kiprah TNI yang selama ini menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Bojonegoro. 


Kapolres berharap momen peringatan HUT TNI ini dapat mempererat sinergitas antara kedua institusi.


“Sinergitas TNI dan Polri adalah kunci utama dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mewujudkan stabilitas di wilayah Bojonegoro,” ujar AKBP Afrian Satya Permadi kepada awak media usai upacara.


Menurutnya, kolaborasi yang solid antara TNI dan Polri tidak hanya penting dalam aspek keamanan, namun juga dalam upaya membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, penanggulangan bencana, hingga pembangunan di tingkat daerah.


Kehadiran Kapolres Bojonegoro beserta jajarannya dalam upacara tersebut menjadi bentuk komitmen kuat Polri dalam mendukung TNI sebagai mitra strategis dalam menjaga kedaulatan negara. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa kebersamaan TNI-Polri merupakan fondasi utama dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.


Peringatan ini tidak hanya menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang TNI dalam menjaga negara, tetapi juga sebagai penguat tekad untuk terus bersinergi, bekerja sama, dan berkontribusi demi Indonesia yang lebih maju dan aman. (Lis/Red)

03 Oktober 2025

Polres Bojonegoro langsung Ambil Langkah Soal Dugaan Keracunan Menu MBG

    Jumat, Oktober 03, 2025  


BOJONEGORO
– Polres Bojonegoro menanggapi kejadian dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, Kapolres juga memberikan imbauan kepada seluruh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KSPPG) di Bojonegoro. Jumat (03/10/2025).


Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, menegaskan bahwa Polri mendampingi langkah pemerintah daerah dalam proses pengambilan sampel makanan untuk kebutuhan uji laboratorium.


"Hasil uji nanti akan disampaikan ke pihak MBG. Terkait tindak lanjut, apakah administratif atau lainnya, tentu akan dikembalikan ke pihak penyelenggara MBG sesuai otoritasnya. Kami dari kepolisian membantu dalam proses pengawasan dan pengambilan sampel," jelas Kapolres.


Lebih lanjut, Afrian Satya Permadi juga menyoroti peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana program MBG. Ia mengimbau agar penyedia terus memperhatikan standar keamanan pangan, terutama dalam pemilihan bahan makanan yang berisiko cepat basi. Sebagai contoh, ia menyebut SPPG Polri di Dander yang memilih menu sederhana namun tetap bergizi agar lebih aman dikonsumsi.


"Hal-hal krusial seperti menu sebaiknya diminimalisir penggunaan bahan yang mudah rusak akibat proses kimia atau suhu panas. Di SPPG Polri meski kami juga masih banyak kekurangan, tapi kami berusaha sederhana saja, yang penting gizinya terpenuhi dan aman dikonsumsi," ungkapnya.


Kapolres menambahkan, penting bagi seluruh KSPPG di Bojonegoro untuk saling berbagi pengalaman, melakukan evaluasi rutin, serta memperketat standar penyajian makanan agar kejadian serupa tidak terulang.


"KSPPG ini berada dalam satu naungan. Jadi kalau ada kendala bisa saling berbagi, melakukan evaluasi mingguan atau bulanan. Tujuannya agar program ini tetap berjalan dengan baik dan aman untuk anak-anak penerima manfaat," pungkasnya. (UTM/Red)

Polres Bojonegoro Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

    Jumat, Oktober 03, 2025  


Bojonegoro
– Polres Bojonegoro menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Mapolres Bojonegoro, Rabu (1/10/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres Bojonegoro.


Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, SH, SIK, MIK, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus memimpin pembacaan teks Pancasila. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan teks UUD 1945 oleh Ipda Agus Setiawan serta ikrar kesetiaan terhadap Pancasila yang dibacakan Ipda Edy Agus.


Usai upacara, Kapolres Bojonegoro menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila memiliki makna penting, terlebih di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Dengan mengusung tema nasional “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, momentum ini diharapkan dapat memperkokoh semangat persatuan dan kebangsaan masyarakat.


“Pancasila adalah ideologi pemersatu bangsa. Melalui peringatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat rasa persaudaraan dan cinta tanah air, sehingga Indonesia tetap berdiri kokoh menghadapi berbagai tantangan,” ujar AKBP Afrian.


Ia menambahkan, Polres Bojonegoro berkomitmen menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, baik dalam melayani masyarakat maupun menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, semangat gotong royong serta persatuan yang terkandung dalam Pancasila harus terus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Polres Bojonegoro ini sekaligus menjadi pengingat bahwa sejarah perjuangan bangsa tidak boleh dilupakan. Kapolres menekankan pentingnya seluruh generasi, khususnya generasi muda, untuk meneladani perjuangan para pahlawan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Dengan terlaksananya upacara ini, Polres Bojonegoro berharap nilai-nilai Pancasila semakin tertanam kuat di hati masyarakat, menjadi perekat bangsa, sekaligus memperteguh komitmen bersama menuju Indonesia yang lebih maju, bersatu, dan bermartabat. (Lis/Red)

30 September 2025

FKI-1 Dukung Program Bupati Bojonegoro

    Selasa, September 30, 2025  

BOJONEGORO
-  Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur yang saat ini dipimpin Bupati H. Setyo Wahono menggulirkan program Peternakan Ayam Petelur dan program tersebut mendapat respon positif dari warga masyarakat Kabupaten Bojonegoro.

H. Gatot SHM,SE., Ketua Ormas FRONT KOMUNITAS INDONESIA SATU (FKI-1) Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur saat melaksanakan Konsilidasi yang dihadiri H. L Saleh Abidin SH Ketua FKI-1 Jawa Timur seraya mengemukakan, Ormas FKI-1 Bojonegoro sangat mendukng penuh program Bupati Bojonegoro tersebut dan siap ikut mensosialisasikannya. 

"Karena Ayam Petelur selain Menghasilkan Telur Berkualitas Tinggi, banyak dibutuhkan dan sangat berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat," ungkap H. Gatot Suharto HM,SE, 

Sementara H. L. Saleh Abidin, SH mengharapkan Gubernur Jawa Timur dan Pemerintah Pusat dapat memfasilitasi dan membantu masyarakat untuk mendapatkan kemudahan permodalan dari perbankan pemerintah.

"Program Ayam Petelur yg digagas Mas Setyo Wahono tersebut merupakan salah satu program Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat," imbuhnya 

Dengan menyebutkan bahwa Bupati H. Setyo Wahono yg merupakan kader Partai Gerindra sangat konsisten turut menyukseskan berbagai program pemerintah saat ini. Untuk diketahui, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) FRONT KOMUNITAS INDONESIA SATU adalah Ormas independen, bukan underbow partai politik dan telah berdiri sejak Tahun 2004. [red]

12 September 2025

Bupati Setyo Wahono Tekankan Pelaksanaan BKKD Tahun 2025 Harus Transparansi dan Akuntabilitas

    Jumat, September 12, 2025  


BOJONEGORO
– Sosialisasi Pelaksanaan Bantuan Keuangan kepada Desa (BKKD) yang bersifat khusus Tahun Anggaran 2025, dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro di Pendopo Malowopati, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menekankan bahwa apelaksanaan BKKD tahun 2025 harus transparan dan akuntabilitas, Jum'at (12/9/2025). 


Sosialisasi yang dihadiri oleh 

 Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, 28 camat, serta 336 kepala desa se-Kabupaten Bojonegoro ini juga harus mementingkan sinergitas semua pihak serta kebersamaan antara bupati, camat, dan perangkat daerah agar pelaksanaan program berjalan sempurna. 


"Semua pengarahan dalam bimbingan teknis dipahami dengan sungguh-sungguh, sehingga semangat untuk memberikan manfaat bagi rakyat benar-benar terwujud secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran," Jelas Setyo Wahono. 


Bupati juga menegaskan pentingnya adanya satgas yang mendampingi setiap proses, mulai dari pelaksanaan hingga pelaporan, sehingga kualitas hasil sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan dan dianggarkan. Ia menambahkan bahwa seluruh proses harus dijalankan dengan benar agar masyarakat dapat menikmati hasilnya dengan baik. 


Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro, Drs. Nur Sujito, M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah preventif pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan BKKD berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan hukum. 


"Kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman teknis kepada aparatur desa sebagai calon pengelola bantuan, serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah," terangnya. 


Harapannya seluruh pengelola mampu menjalankan setiap tahapan dengan baik dan benar, sehingga tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaan bantuan. (Red/Sas)


11 September 2025

Haru dan Meriah, Karyawan Beri Kejutan Ultah ke-49 Direktur Kareb Alam Sejahtera Bojonegoro

    Kamis, September 11, 2025  


BOJONEGORO
- Suasana meriah mewarnai perayaan ulang tahun Direktur Utama Koperasi Kareb Alam Sejahtera (KAS), Dr. H. Sriyadi Purnomo, yang genap berusia 49 tahun. Ribuan karyawan dari Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander, MPS Kapas, serta PT Kareb Alam Sejahtera Bojonegoro kompak memberikan kejutan istimewa kepada pimpinan yang akrab disapa Pak Yadi tersebut. Senin (08/09/2025)


Perayaan ulang tahun itu sekaligus bertepatan dengan hari jadi ke-2 MPS Dander. Sejak Minggu hingga Selasa, rangkaian acara digelar mulai dari lomba senam, makan tumpeng bersama, hingga berbagai perlombaan berhadiah. Gedung pabrik pun disulap meriah dengan hiasan ulang tahun, diikuti antusias sekitar 3.000 pekerja.


Kejutan serupa juga berlangsung di MPS Kapas. Sriyadi disambut dengan 49 tumpeng dan makan bersama karyawan beralaskan daun pisang. 


"Acara ini murni inisiatif karyawan sebagai tanda cinta dan penghargaan kami kepada beliau," ujar salah satu karyawati.


Kepala Divisi Operasional, H. Sutrisno, menyebut sosok Sriyadi sebagai pemimpin yang tekun, smart, dan dekat dengan bawahan. Hal senada disampaikan Sekretaris Koperasi Kareb, Widarko SH, yang menilai kedekatan karyawan dengan pimpinan lahir dari sikap kepemimpinan yang adil dan tidak membeda-bedakan.


Sriyadi Purnomo mengucapkan terima kasih atas kejutan tersebut. Ia menegaskan bahwa kebersamaan menjadi semangat untuk mewujudkan MPS Sang Juara. 


"Tetap jaga sportivitas, kualitas, dan semangat dalam bekerja demi keluarga," pungkasnya. (Red/Tom)

© 2018 SeputarBojonegoro.comDesigned by Bloggertheme9