22 Februari 2021

Di Depan Polisi, Pelaku Pembacokan di Malo Akui Tidak Menyesal

    Senin, Februari 22, 2021  

Reporter : Redaksi


SeputarBojonegoro.com - Dihadapan petugas Kepolisian dan wartawan saat menggelar Pers Rilis, terkait kasus pembacokan yang mengakibatkan seorang Warga Desa Tambakromo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Tersangka Pembacokan ini mengaku tidak menyesal atas perbuatannya.

"Saya Tidak Nyesal karena saya sakit hati," Kata Sarmin tersangka kasus pembacokan, saat ditanya Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia, Senin (21/2/2021).

Dihadapan petugas Tersangka mengaku bahwa dirinya melakukan itu, karena sakit hati terhadap korban telah dituduh berselingkuh, dan tersangka tidak mengakui jika dirinya berselingkuh dengan tetangganya.

Kapolres Bojonegoro menjelaskan bahwa setelah kejadian, pelaku langsung diamankan oleh pihak Polsek Malo untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Diamankan alat bukti guna melakukan pembacokan terhadap korban yaitu sebuah sebilah sabit. "Korban dan tersangka ini masih satu keluarga atau famili," Ungkap Kapolres Bojonegoro.

Akibat perbuatannya tersangka harus meringkuk di tahanan Polres Bojonegoro, diancam pasal 351 ayat 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (SAS/Red)

Waspada Beredar Video Hoax Tentang Pembegalan di Bojonegoro

    Senin, Februari 22, 2021  

Reporter : Redaksi


SeputarBojonegoro.com - Kabar adanya pembegalan yang terjadi di wilayah Antara Ngawi hingga padangan di Kabupaten Bojonegoro adalah Hoax, hal tersebut seperti disampaikan oleh Kaoplres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia saat dikonfirmasi oleh awak media ini, Senin (21/2/2021).


Vido yang berdurasi sekitar 1.46 menit ini menggambarkan adanya beberapa orang yang dimasukkan kedalam mobil, dan ada narasi atau orang berbiacara bahwa agar hati hati jika melintas di wilayah Ngawi, menuju Padangan, Bojonegoro, atau Menuju Cepu, dan diketahui ada mobil polisi didalam Vidio tersebut, dan bukan milik Polsek yang ada di Bojonegoro atau Polres Bojonegoro.


"Kami sudah perintahkan kepada para Kapolsek jajaran untuk melakukan klarifikasi tersebut, bahwa Vidio tersebut bukan terjadi di Bojonegoro," Kata AKBP Eva Guna Pandia.


Selain itu, Kapolres juga mengatakan serta memerintahkan kepada petugas Polisi untuk menangkap pembuat Vidio tersebut, karena sudah menganggu Kamtibmas dan ketertiban di Bojonegoro, dan berdampak keresahan bagi masyarakat di Bojonegoro.


"Kami berharap agar masyarakat tidak membagikan atau meneruskan atau bahkan meviralkan Vidio tersebut karena Vidio tersebut Hoax dan bukan kejadian di Bojonegoro," pungkas Mantan Kapolres Tulungagung ini. (SAS/Red)

26 Desember 2020

Sampaikan Bantuan Masker dari Kapolres Bojonegoro, Ketua SMSI Minta Wartawan Terus Beritakan Perkembangan Covid 19

    Sabtu, Desember 26, 2020  



BOJONEGORO - Bertempat di acara kegiatan Ulang tahun Media Siber Esorot.com yang ke 3 tahun Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia, Melalui Ketua SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Kabupaten Bojonegoro, menyerahkan bantuan berupa Masker sebanyak 200 lembar kepada wartawan yang di wakili Pimpinan Media Esorot untuk dilanjutkan dan dibagikan kepada warga yang tidak memiliki masker yang berada di luar rumah.

Karena kondisi meningkatkan jumlah pasien Covid 19, di wilayah kabupaten Bojonegoro, dan juga banyaknya pasien yang meninggal, diharapkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan agar bisa memutuskan sebaran Covid 19.

"Sampai detik ini Polres Bojonegoro secara terus menerus tak kenal lelah menggelorakan pemutusan sebaran covid 19, dan mengakkan protokol kesehatan, dan sebagai wartawan kita harus memberikan contoh bagi masyarakat," Ujar Sasmito Anggoro, selaku ketua SMSI Bojonegoro. Sabtu (26/12/2020).

Ditengah Pandemi ini dan Bojonegoro telah menerapkan PSBB atau jam malam, selayaknya masyarakat mematuhi, dan awak media diharapkan jangan pernah berhenti memberitakan berita berita Bahaya Sebaran Covid dan juga himbauan himbauan kepada masyarakat.

"Wartawan selain berfungsi menjadi kontrol sosial dan juga harus bisa memberikan pendidikan dalam karya jurnalistiknya agar mampu merubah prilaku masyarakat di tengah Pandemi Covid 19," Tambah Ketua SMSI Bojonegoro.

Sehingga dengan Masker yang diberikan oleh Kapolres Bojonegoro akan menjadi edukasi juga bagi awak media agar turut serta menjadi pejuang pemutusan sebaran Covid 19, dan perubahan prilaku masyarakat guna mematuhi 4M yaitu mencuci tangan, Menjaga jarak, menggunakan masker, dan menjauhi kerumunan.

"Semoga masker yang diberikan oleh pak Kapolres untuk masyarakat melalui awak media bisa menjadi bermanfaat dan bisa memutuskan sebaran Covid 19," Pungkas Sasmito. (RED)


Jumlah Pasien Covid 19 Meningkat, Kapolres Bojonegoro Sampaikan Himbauan 4M

    Sabtu, Desember 26, 2020  



BOJONEGORO - Pandemi masih terjadi, dan Covid 19 masih ada dengan adanya peningkatan terhadap Jumlah pasien Yang terpapar Covid 19 di Bojonegoro yang mencapai 1131 orang, membuat Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia sangat Prihatin.

Untuk menekan angka peningkatan dan perkembangan Sebaran Covid 19 di Bojonegoro Polres Bojonegoro melakukan berbagai cara, diantaranya memerintahkan seluruh jajaran Polsek maupun satuan untuk bergerak melakukan operasi Yustisi Penegakan protokol kesehatan Covid 19.

"Sudah saya perintahkan kepada semua jajaran di Polres Bojonegoro untuk melaksanakan penegakan Protokol kesehatan, dan juga berbagi masker gratis kepada warga, dan juga melakukan himbauan protokol kesehatan di Masyarakat," Ungkap Kapolres Bojonegoro kepada media, Sabtu (26/12/2020).

Selain penegakkan Disiplin protokol kesehatan, Petugas Polisi juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang membutuhkan dan yang terdampak pandemi Covid 19. Karena menurut Kapolres ekonomi masyarakat sangat penting ditengah Pandemi guna menciptakan Kamtibmas di wilayah Hukum Polres Bojonegoro.

AKBP Eva Guna Pandia juga menekankan kepada masyarakat untuk mematuhi 4 M dimana saja dan kapan saja, yaitu Menjaga jarak, mencuci tangan, Menggunakan masker, dan Menjauhi kerumunan agar masyarakat tidak terpapar Covid 19.

"Mari kita mulai dari diri kita sendiri dan saat ini juga, tidak usah menunggu di tegur, namun kesehatan sangat penting untuk kita semua, dan jangan sampai kita terpapar Covid 19," Lanjut mantan Kapolres Tulungagung ini.

Pihaknya juga tak henti memerintahkan kepada anggota agar tetap menjaga kesehatan, karena selain tugas utama Polri, anggota saat ini juga terus menerus berada ditengah masyarakat untuk selalu mengingatkan masyarakat untuk mematuhi Protokol kesehatan dan tidak terpapar Covid 19. (Red)


04 Desember 2020

Kapolres Bojonegoro Bersama BKP, Senkom Bagi-Bagi Nasi Kotak Dan Masker Untuk Terapkan ASTUTI

    Jumat, Desember 04, 2020  
SeputarBojonegoro.com – Program Polres Bojonegoro yakni Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI) terus digelorakan oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH sehingga adanya ASTUTI dapat mempererat tali persaudaraan, menjalin silaturahmi dan saling tolong menolong dalam keadaan kesulitan atau saat mendapat musibah.

Kapolres Bojonegoro bersama-sama pejabat utama Polres Bojonegoro, Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP), Senkom Polri melaksanakan kegiatan Jum’at Berkah dengan membagikan nasi kotak dan masker kepada warga masyarakat disekitaran Terminal Bus Rajekwesi dan jalan Veteran Kecamatan Kota Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia saat ditemui awak media ini menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah dilaksanakan setiap hari jum’at dan kita implementasikan dengan program ASTUTI “Agunge Sikap Tulung Tinulung “ kegiatan Jum’at Berkah dengan membagikan nasi kotak dan masker ini juga menjadi sarana bagi pihak Kepolisian khususnya Polres Bojonegoro  untuk mendekatkan diri dengan masyarakat guna menciptakan kondusifitas Ketertiban dan keamanan masyarakat (Kamtibmas) dan mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa Covid-19 masih ada disekitaran kita serta mengimbau apa bila saat diluar tetap mematuhi protokol kesehatan, selalu menggunakan masker.

“Kita gelorakan terus “ASTUTI” untuk saling tolong menolong dalam hal positif. Kegiatan Jum’at Berkah sebagai sarana bagi Polres Bojonegoro untuk mendekatkan diri dengan masyarakat guna menciptakan kondusifitas Kamtibmas sekaligus mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam hal protokol kesehatan,” tandas Pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 2000.

Lanjut AKBP EG Pandia, bahwa program ASTUTI tidak semata-mata milik Polres Bojonegoro akan tetapi program ASTUTI ini bisa dipergunakan oleh masyarakat atau instansi atau lembaga lainnya. Program ASTUTI ini kita ambil sisi positifnya sikap tulung tinulung atau saling tolong menolong.  Tolong menolong kepada sesama menjadi satu di antara bagian penting dalam penerapan dan pengamalan Pancasila, khususnya sila kelima. Kebiasaan baik ini tentunya akan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kebahagiaan yang dilakukan seseorang.

“Dengan Agunge Sikap Tulung Tinulung ini, akan membawa dampak atau pengaruh sangat besar bagi seseorang,” pungkas Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia. (Lis/Red)

03 Desember 2020

Di FGD BKP Dander, Kapolres Bojonegoro Ajak Pesilat Terapkan Kebersamaan Dengan Tulung Tinulung

    Kamis, Desember 03, 2020  
Reporter : Dewi Wulan

SeputarBojonegoro.com - Mengantisipasi adanya percikan percikan gesekan antar oknum anggota Perguruan Pencak Silat di Kabupaten Bojonegoro yang berdampak bagi keutuhan silaturahmi dan persatuan bagi seluruh anggota Pencak Silat di Bojonegoro yang selama ini sudah tercipta dengan baik melalui BKP (Bojonegoro Kampung Pesilat).

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia, kepada Para peserta FGD (Forum Group Diskusi) dalam pelatihan kepemimpinan Pengurus BKP di Kecamatan Dander, Menyapikan bahwa pencak Silat adalah warisan luhur bangsa yang harus dijaga ajarannya yang luhur untuk membangun bangsa dan Negara.

Sehingga ajaran luhur pencak silat diantaranya adalah menciptakan kebersamaan dan persatuan merubakan bentuk aplikasi yang harus dilakukan oleh para anggota Pencak Silat, diantaranya adalah saling berkomunikasi dan bersilaturahmi.

"Dengan adanya sikap Tolong menolong yang harus diterapkan dalam kehidupan anggota Pencak silat mas disitu akan tercipta kebersamaan dan saling asah dan asih dalam pergaulan sehari hari," Ungkap AKBP Eva Guna Pandia saat di Balai Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Kamis (4/12/2020).

Disampaikan pula bahwa dalam pelaksanaan sehari hari tidak harus diterapkan dalam berorganisasi pencak silat saja, namun dalam kehidupan bermasyarakat, dengan budaya Tolong menolong akan mampu membuka jalur silaturahmi dan juga perdamaian di masyarakat tentu akan menciptakan kamtibmas yang kondusif di masyarakat.

"Dalam setia organisasi silat pasti ada aturan yang harus dijalankan, dan tentu tidak dibenarkan membentuk komunitas yang kemudian dapat merugikan organisasi maupun diri sendiri, sehingga akan berdampak luas dalam kehidupan bermasyarakat seperti adanya kerusuhan dan juga konvoi atau yang lainnya," Lanjut Kapolres Bojonegoro.

Dengan sikap tegas dan Cerdas para pemimpin Pencak Silat di Bojonegoro Kapolres Bojonegoro sangat yakin akan tercipta kondusifitas yang sangat diharapkan bagi masyarakat Bojonegoro agar para anggota Pencak Silat bisa saling bersatu dan tolong menolong serta bahu membahu ikut membangun bangsa dan Negara.

Masih dalam suasana Pandemi Covid, AKBP Eva Guna Pandia juga mengharap agar pesilat di Bojonegoro menjadi Garda terdepan dalam Melawan sebaran Covid 19 di Bojonegoro agar segera sirna dari Bumi Angklung Dharma. 

Acara FGD BKP ini juga dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Bojonegoro yang sebelumnya juga menyampaikan pparan tentang pentingnya peran BKP dalam upaya persatuan Masyarakat. "Jika Pesilatnya rukun dan bersatu, maka gangguan Kamtibmas tidak akan ada lagi, dan masyarakat merasa aman karena terlindungi, dan justru tidak resah dan khawatir karena ulah oknum anggota Pencak Silat," Papar AKP Sujono.

Selain itu, hadir pula Kapolsek Dander AKP Dumas Barutu, Danril Dander, Camat Dander yang diwakili oleh Kasi trantib serta Kades Ngunut dan selurih pengurus Pencak Silat di Kecamatan Dander, dengan melaksanakan aturan protokol kesehatan. 



02 Desember 2020

Kapolres Bojonegoro Ajak Jaga Kamtibmas dan Ingatkam Covid Masih Ada di Pembinaan 3 Pilar di Sekar

    Rabu, Desember 02, 2020  

SeputarBojonegoro.com - Dihadapan peserta pembinaan tiga pilar yang diselenggarakan oleh Sat Binmas Polres Bojonegoro, Kapolres yang Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH menyampaikan sambutan yang membuat peserta menjadi semangat dalam memerangi Covid 19, saat acara Pembinaan tiga Pilar di Balai Desa Sekar, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Rabu(2/12/2020) tadi pagi.

Dalam sambutannya Kapolres Bojonegoro menyampaikan bahwa situasi saat ini masih Pandemi Covid 19, sehingga apa yang menjadi himbauan pemerintah untuk menanggulangi dari sebaran Covid harus tetap dijalankan agar jumlah penyebaran di Kabupaten Bojonegoro berkurang. Kemudian kita aktifkan kembali dengan adanya Kampung Tangguh Semeru sehingga perlu adanya edukasi, sosialisasi dan himbuan bahwa virus corona itu benar-benar ada serta penularnya sangat cepat dan masif bagi orang yang memiliki riwayat penyakit.


"Saya tidak ingin warga Bojonegoro ada lagi yang terpapar Covid 19, sehingga kita bersama sama harus terus melawan dan menjalankan himbauan pemerintah dengan baik, sehingga jika cepat sebaran sudah tidak ada lagi maka masyarakat Bojonegoro akan bisa beraktivitas seperti dahulu lagi guna meningkatkan ekonominya," Terang Kapolres Bojonegoro saat dikonfirmasi awak media ini di Balai Desa Sekar.


Disampaikan juga oleh AKBP EG Pandia bahwa 3 Pilar harus terus mendukung semua program Pemerintah guna memajukan wilayah serta memutus mata rantai penyebaran COVID -19. Dan Kapolres juga menyampaikan ungkapan permisi dan meminta ijin kepada seluruh tamu undangan serta seluruh elemen masyarakat mohon do’a dan dukungan dalam pelaksanaan tugas kedepan.


"Kami Polres Bojonegoro membawa program ASTUTI ( Agunge Sikap Tulung Tinulung) dalam rangka ikut memajukan Kabupaten Bojonegoro, dan Sampai saat ini kita masih dalam keadaan Pandemi Covid -19 akan tetapi kami melihat masyarakat sudah mulai jenuh dengan keadaan yang ada oleh karena itu kami mengajak untuk semuanya bersama - sama kita lawan dengan menerapkan protokol kesehatan," Terang Kapolres.


Kapolres juga mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk bersama sama menciptakan Kamtibmas di lingkungan masing masing, demi menjaga kenyamanan dan juga keamanan serta masyarakat agar terus bisa bersama sama dalam menjalankan kehidupan dengan cara Tulung Tinulung atau bergotong royong demi tercapainya kesejahteraan yang lebih baik.


Acara Pembinaan 3 Pilar juga dilaksanakan pengucapan dan penanda tanganan ikrar Kamtibmas yang disaksikan oleh Forkopimcam Sekar dan Kasat Binmas Polres Bojonegoro dan Kapolres langsung.


Kemudian dilanjutkan dengan Penyerahan Masker, Pompa Sprayer dan Kaos Tiga Pilar Kabupaten Bojonegoro oleh Forkopimcam Ngraho dan Kasat Binmas Polres Bojonegoro kepada 3 Pilar oleh Kapolres Bojonegoro kepada Desa Sekar Kecamatan Sekar. (Lis/Red)

© 2018 SeputarBojonegoro.comDesigned by Bloggertheme9