03 April 2024

Sepakat Damai dan Jaga Kamtibmas, Polres Bojonegoro Bersama BKP Gelar Deklarasi

    Rabu, April 03, 2024  


BOJONEGORO  -  Dalam rangka memelihara keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) menjelang hari raya Idul Fitri 1445 Hijiriah, Polres Bojonegoro menggelar Tatap Muka dan Deklarasi Damai bersama Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) di gedung AP I Rawi Polres Bojonegoro, selasa (2/4/2024) pukul 16.00 WIB.


Kegiatan Tatap Muka tersebut, dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto, SH, SIK, M.Si, Wakapolres Bojonegoro, Para Pejabat Utama(PJU), para ketua dan pengurus perguruan pencak silat yang tergabung BKP.


Kapolres Bojonegoro, AKBP Mario Prahatinto mengatakan kegiatan bersama BKP ini digelar untuk menciptakan stabilitas Kamtibmas yang aman dan kondusif di bulan Ramadan dan saat libur hari Idul Fitri nanti.


AKBP Mario juga mengapresiasi masing-masing ketua perguruan pencak silat yang ikut membantu menenangkan anggotanya di saat terjadi suatu permasalahan. Ini adalah salah wujud kepedulian yang diberikan khususnya dalam rangka menjaga kondusifitas di Bojonegoro.


"Dengan adanya Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) ini, ke depan diharapkan dapat membantu tugas Polri dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas," ujar Mario.


Adapun isi deklarasi damai perguruan silat yang tergabung dalam BKP Bojonegoro adalah BKP Bojonegoro akan selalu beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa.


Selanjutnya, akan senantiasa menjunjung tinggi persatuan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Serta menjalin persaudaraan antar perguruan Silat.


Berperan aktif dan bersinergi dengan TNI-Polri dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri di Bojonegoro.


Dan bersedia tidak memasang banner ucapan Hari Raya Idul Fitri maupun mengadakan kegiatan yang dapat memicu gesekan antar perguruan silat.


Sementara itu, Ketua Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP), Wahyu Subakdiono mengatakan bahwa BKP siap berkoordinasi, komunikasi dan kolaborasi kepada TNI – Polri dalam menciptakan kondusivitas Kamtibmas di Bojonegoro.


pihaknya berharap masing-masing ketua perguruan untuk menghimbau kepada anggotanya agar tidak melakukan tindakan apapun yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.


“Saya imbau kepada seluruh ketua perguruan untuk menghimbau atau mengingatkan kepada  anggotanya untuk menjaga situasi kamtibmas di Bojonegoro, aman dan kondusif,” tegas Kangmas Wahyu panggilan akrabnya. (Lis/Red)

20 Juni 2022

Kapolres Bojonegoro Cup Untuk Kejuaraan Pencak Silat 2022 Resmi Dibuka

    Senin, Juni 20, 2022  


BOJONEGORO - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bojonegoro turut menghadiri grand opening Festival Seni dan Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Bojonegoro Cup II 2022, yang di gelar di Alun-alun Bojonegoro, Jumat (17/6/2022).

Kegiatan grand opening Festival Seni dan Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Bojonegoro Cup II 2022 selain dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Bojonegoro juga dihadiri para Pejabat Utama Polres Bojonegoro, Kapolsek jajaran, perwakilan Bakorwil, perwakilan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Bojonegoro, IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Bojonegoro,  Ketua Perguruan Pencak Silat se Kabupaten Bojonegoro dan tamu undangan lainnya.

“Alhamdulillah berkat kerja sama dengan Forkopimda. Bokorwil, dari BKP, seluruh ketua perguruan pencak silat se Kabupaten Bojonegoro, kegiatan hari ini grand opening Festival silat. Dan rencana pertandingan akan dilakukan pada 18-19 Juni di GOR Polres Bojonegoro, ” ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad kepada awak media di Alun-alun.

Lanjutnya, Ini membuktikan, kepada seluruh masyarakat Bojonegoro, bahwa insan pesilat bisa damai bersaudara, bisa melakukan kegiatan bermanfaat. Hari ini festival dari berbagai perguruan damai tanpa insiden apapun. Kedepannya, sesuai deklarasi dari masing- masing ketua perguruan siap kamtibmas.

“Kejuaraan pencak silat Kapolres Bojonegoro Cup II ini sebagai ajang meraih prestasi serta menambah persaudaraan antar perguruan silat. Pertandingan antar pesilat menjunjung tinggi nilai – nilai sportifitas dan saling menghormati. Jadikan ini sebagai wadah memperkuat silaturahmi, jangan sampai ada konflik antar perguruan silat. Patuhi deklarasi untuk menjaga kamtibmas Bojonegoro,” jelasnya.

Kejuaraan pencak silat ini juga dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 76. Acara ini bekerja sama dengan Bojonegoro Kampung Pesilat (BPK).  Dan diikuti perguruan-perguruan pencak silat yang ada di Bojonegoro. (Red/rum)

18 Juni 2022

117 Pesilat Bertanding di Kejuaraan Kapolres Bojonegoro Cup 2022

    Sabtu, Juni 18, 2022  


BOJONEGORO - Seluruh Perguruan pencak Silat yang ada di Bojonegoro dan tergabung dalam IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Bojonegoro melalui perwakilan atlitnya yang keseluruhan berjumlah 117 atlit dari 13 Perguruan Pencak Silat ini berlaga di Kompetisi Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Bojonegoro Cup II tahun 2022, Sabtu (18/6/2022).

Dalam Kejuaraan Pencak Silat Kapolres Bojonegoro Cup IO ini diselenggarakan juga dalam rangka Hari Bhayangkara yang ke 76, serta untuk mempersiapkan atlit untuk kejuaraan Kapolda Cup II Jawa Timur mendatang.

Disampaikan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad bahwa kegiatan ini juga untuk memberikan wadah bagi para pesilat di Bojonegoro untuk memberikan tempat menyalurkan bakat dibidang pencak silat.

“Karena selain melalui Paguyuban Organisasi Bela diri pencak Silat di Bojonegoro yaitu Bojonegoro Kampung Pesilat, kami juga mewadahi prestasi bagi pesilat di Bojonegoro untuk bisa meraih juara di event event pencak silat mendatang baik tingkat Kabupaten hingga Nasional,” Ujar AKBP Muhammad.

Sehingga dengan wadah yang diberikan ini akan mampu memupuk rasa persaudaraan antar insan Pencak silat di Bojonegoro. Sehingga bersama sama bisa menciptakan Kamtibmas yang lebih baik.

“Sebelumnya kami juga mengadakan Festival Seni pencak silat yang menghadirkan 600 pesilat dari seluruh perguruan guna melaksanakan gerakan jurus seni tunggal secara bersama sama, dan hal ini akan mampu merubah perilaku untuk kebersamaan dan meningkatkan persaudaraan insan Pencak silat di masyarakat,” Lanjut Kapolres.

Adapun dalam kejuaraan pencak silat Kapolres Bojonegoro Cup 2022 mempertandingkan Kelas Remaja Putra dan Putri serta kelas Seni baik seni Tunggal, Ganda dan Beregu yang dilaksanakan selama dua hari hingga besok 19 Juni 2022. (Red/Lis)

29 Januari 2022

IPSI Bojonegoro Gelar Tasyakuran Untuk Kantor Baru

    Sabtu, Januari 29, 2022  

BOJONEGORO - Setelah lamanya bersekretariat di beberapa tempat, akhirnya Pengkab (Pengurus Kabupaten) IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Bojonegoro menempati sekretariat baru yang disediakan oleh Dispora Pemkab Bojonegoro di Lokasi GOR Dabonsia yang beralamat di Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro.

Pembukaan Kantor atau sekretariat baru ini ditandai dengan tasyakuran yang dihadiri oleh seluruh pengurus IPSI Bojonegoro dengan melakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua IPSI Bojonegoro, H. Endro Setyo Wahono.

"Mulai sekarang kita akan tempati ruangan yang disediakan oleh Dispora Bojonegoro sebagai tempat untuk kita berkoordinasi dan juga berdiskusi untuk kemajuan IPSI Bojonegoro Kedepan," Ungkap Ketua IPSI Bojonegoro, Jum'at (28/1/2022).

Dikatakan juga bahwa selain itu, kegiatan pelatihan para atlit Pencak silat juga bisa dilakukan di GOR Dabonsia, sehingga bisa terpusat para atlit untuk latihan.

Hal ini juga sebagai bentuk persiapan pengurus IPSI Bojonegoro guna menindaklanjuti surat dari Pengprov IPSI Jawa Timur terkait pelaksanaan Pra Por PROV Pencak Silat yang rencananya akan ditempatkan di Bojonegoro.

"Dengan sekretariat baru ini semoga akan menjadi semangat kita guna meningkatkan prestasi IPSI untuk kabupaten Bojonegoro," Tambah  Endro.

Pria yang juga tenaga pengajar di Tingkat SMP ini juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dispora Bojonegoro yang telah memberikan tempat untuk sekretariat guna Pengurus IPSI agar bisa menggelar koordinasi dan juga sebagai kegiatan administrasi IPSI Bojonegoro.

"Terima kasih juga bahwasanya Dispora banyak memberikan dukungan terhadap IPSI serta kegiatan kegiatan lainnya untuk peningkatan IPSI demi membawa nama baik Bojonegoro," Pungkas Endro. 

Reporter: Dewi Wulan

29 Januari 2021

Kolaborasikan Seni Tari & Pencak Silat Untuk Tingkatkan Potensi Budaya Bojonegoro

    Jumat, Januari 29, 2021  



BOJONEGORO - Liukan tari yang diikuti oleh sekitar 50 Personil Dari Pesilat, Penari, dan Anggota Polisi Lalu Lintas Polres Bojonegoro, diiringi dengan musik serta kemudian disusul dengan hentakan gerakan Jurus Tunggal IPSI pencak Silat dan juga Gerakan Hatur Lantas menjadi satu membaur menjadi kolaborasi yang sangat menarik untuk disaksikan.

Dengan mematuhi Protokol kesehatan gerakan demi gerakan ditunjukkan oleh peserta Kolaborasi Pencak Silat dan Tari Thengul khas Budaya seni Kabupaten Bojonegoro ini, dan kreografi yang sangat menarik untuk ditunjukkan ke khalayak masyarakat luas hingga Nusantara.

Kegiatan ini sengaja di buat oleh Sat Lantas Polres Bojonegoro yang bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), dengan tujuan ingin memperkenalkan kepada khalayak tentang Budaya Bojonegoro yang mampu menembus Nusantara sehingga akan membuat masyarakat maupun wisatawan tertarik untuk datang ke Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia, menyatakan bahwa Selain Budaya khas Tari, Bojonegoro juga memiliki potensi Budaya Pencak Silat yang tergabung dalam BKP (Bojonegoro Kampung Pesilat), karena selain BKP untuk peningkatan Kamtibmas, juga untuk mengangkat Budaya luhur warisan nenek moyang bangsa.

"Silat dan Tari adalah budaya yang tidak bisa di pisahkan, dan gerakan ini bisa dipadukan dan dikolaborasi menjadi sebuah seni yang indah untuk menarik wisatawan dari luar Bojonegoro," Kata Kapolres Bojonegoro. Jum'at (29/1/2121).

Diterangkan juga oleh Kapolres, jika Pencak Silat dan Tari bisa bersatu memadu menjadi sebuah kolaborasi dengan kregrafi yang menarik sehingga akan membuat nyaman dan bahagia yang menyaksikan, hal ini tentu juga akan menjadi contoh bagi masyarakat agar sesama insan Pencak Silat bisa saling memberikan manfaat dengan hidup rukun berdampingan tanpa ada perselisihan.

'jika silat dan tari bisa bersatu dalam gerakan kolaborasi, kenapa sesama pencak silat, Tidak!, Seharusnya insan Pencak silat menjadi garda terdepan pemersatu bangsa dan terciptanya Kamtibmas di Masyarakat,' Ujar AKBP Eva Guna Pandia.

Mantan Kapolres Tulungagung ini sangat bangga menyaksikan perpaduan, pencak Silat, seni Tari dan Gerakan PBB atau Garut Lantas, sehingga terkesan nuansa persatuan dan kesatuan dalam budaya, kerukunan, persatuan serta Kamtibmas menyatu untuk terciptanya masyarakat aman, damai dan tertib serta nyaman.

Potensi kesenian dan Budaya akan terus di Kawal oleh Polres untuk mampu menjadi ikon Bojonegoro menuju wisata dan Budaya yang mampu memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Bojonegoro di mata Nasional.

Acara Kolaborasi Pencak Silat, Tari dan Garut Lantas ini sengaja dipadukan dan digelar di halaman Sat Lantas Polres Bojonegoro untuk sebuah kegiatan pengambilan Vidio yang nantinya akan dirilis dan di sebarkan ke khalayak agar Potensi Kabupaten Bojonegoro sampai ke khalayak seluruh masyarakat Indonesia.

Hadir dalam acara kegiatan tersebut Waka Polres Bojonegoro,  PJU Polres Bojonegoro, Kepala Disbudpar, perwakilan Dari perguruan Silat yang tergabung dalam BKP, serta staf Disparbud.

Kepala Disbundpar, Budianto menyampaikan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih atas ide cemerlang Sat Lantas Polres Bojonegoro untuk mengangkat Potensi seni dan Budaya di Bojonegoro. (Wulan)



© 2018 SeputarBojonegoro.comDesigned by Bloggertheme9