12 Maret 2026

Hari Kedua Masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya Layani 1.230 Penumpang di Stasiun Bojonegoro

    Kamis, Maret 12, 2026  


BOJONEGORO - Stasiun Bojonegoro menjadi salah satu titik mobilitas penting masyarakat pada masa Angkutan Lebaran 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memproyeksikan akan melayani sebanyak 1.230 penumpang di Stasiun Bojonegoro pada hari kedua masa Angkutan Lebaran 2026.


Dari jumlah tersebut, sebanyak 376 penumpang tercatat berangkat dan 854 penumpang turun di Stasiun Bojonegoro. Angka tersebut masih bersifat dinamis dan diperkirakan akan terus bertambah hingga keberangkatan kereta api terakhir pada malam hari.


Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa sejak dimulainya masa Angkutan Lebaran, mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api mulai menunjukkan peningkatan.


“Pada hari kedua masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan akan melayani sekitar 1.230 pelanggan di Stasiun Bojonegoro. Jumlah ini masih bersifat dinamis dan diperkirakan akan terus bertambah hingga malam hari seiring dengan keberangkatan kereta api yang masih berlangsung,” ujar Mahendro.


Hingga 12 Maret 2026, penjualan tiket kereta api jarak jauh dari Stasiun Bojonegoro tercatat telah mencapai 14.846 tiket untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Periode keberangkatan KA pada tanggal 24 Maret 2026 menjadi yang tertinggi dengan 1.315 tiket KA yang telah terjual. Hal tersebut menunjukkan peran strategis Stasiun Bojonegoro sebagai salah satu akses utama mobilitas masyarakat di wilayah pantura Jawa Timur.


Selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, Stasiun Bojonegoro setiap harinya melayani 34 perjalanan kereta api jarak jauh, yang terdiri dari 30 perjalanan KA reguler dan 4 perjalanan KA tambahan. 


KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi perusahaan, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi yang bekerja sama dengan KAI, guna memastikan keamanan transaksi dan kemudahan layanan.


“Kami mengimbau masyarakat yang akan mudik menggunakan kereta api untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI. Apabila tanggal keberangkatan yang diinginkan sudah mendekati penuh, pelanggan dapat mempertimbangkan alternatif tanggal perjalanan atau memanfaatkan skema perjalanan lanjutan atau connecting train agar tetap memperoleh pilihan perjalanan yang lebih fleksibel,” tutup Mahendro.


Dengan berbagai kesiapan operasional yang telah disiapkan, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen menghadirkan layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. (Lis)

04 Februari 2026

KAI Daop 8 Surabaya Catat Pertumbuhan Pelanggan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Meningkat 13 Persen Pada Tahun 2025 Dibanding Tahun 2024

    Rabu, Februari 04, 2026  


BOJONEGORO - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat peningkatan volume angkutan penumpang sepanjang tahun 2025 dibandingkan dengan capaian pada tahun 2024. Pertumbuhan ini menunjukkan tren positif minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi kereta api di Stasiun Bojonegoro.


Sepanjang tahun 2025, volume penumpang yang menggunakan kereta api di Kabupaten Bojonegoro mencapai 288.046 pelanggan. Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi pada tahun 2024 sebanyak 255.963 pelanggan, atau tumbuh 13 persen. 


Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa peningkatan volume angkutan penumpang di tahun 2025 membuktikan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan kereta api.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan setia yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi pilihan. Peningkatan kinerja angkutan penumpang di tahun 2025 menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan pada tahun 2026. KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang,” ujarnya.


Mahendro menambahkan, pertumbuhan jumlah penumpang tersebut juga didukung oleh berbagai upaya peningkatan layanan yang secara konsisten dilakukan KAI Daop 8 Surabaya, mulai dari peningkatan fasilitas stasiun, keandalan operasional perjalanan kereta api, peningkatan kenyamanan sarana dan prasarana, hingga pelayanan pelanggan yang semakin optimal.


Selain itu, faktor keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan penumpang. KAI Daop 8 Surabaya juga akan terus melakukan inovasi layanan serta penyesuaian operasional pada tahun 2026 guna mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.


Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja angkutan penumpang menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, berkelanjutan, dan berdaya saing. 


"KAI Daop 8 Surabaya akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan guna menjawab kebutuhan transportasi masyarakat yang semakin dinamis, serta mendukung konektivitas di wilayah Kabupaten Bojonegoro," pungkas Mahendro. (Lis)

© 2018 SeputarBojonegoro.comDesigned by Bloggertheme9