23 Januari 2018

Jalin Kebersamaan, Keluarga Besar Unigoro Liburan di Solo

    Selasa, Januari 23, 2018  

suarabojonegoro.com - Keluarga besar Universitas Bojonegoro pada Sabtu & Minggu, 20-21 Januari 2018 menggelar news tour di Kabupaten Karanganyar dan Kota Solo, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi keluarga besar Unigoro dan untuk merefresh diri usai dilangsungkannya kegiatan UAS Ganjil 2017/2018.

Rombongan tour mulai pada Sabtu (20/01) pagi dari Kampus Unigoro, menuju destinasi pertama di lokasi wisata Kebun Teh Kemuning, Kabupaten Karanganyar.

Suasana sejuk dan hijau menjadi pemandangan di kebun teh tersebut, tak lupa peserta tour juga mencicipi teh khas Kemuning di lokasi Rumah Teh "Ndoro Donker".

Kesejukan alam di Kemuning membuat keakraban dan kehangatan keluarga besar Unigoro yang tengah berkumpul.

Usai menikmati sajian teh, peserta rombongan mengunjungi lokasi Candi Cetho, yang terletak di lereng Gunung Lawu. Lokasi ini merupakan candi peninggalan Hindu yang saat ini difungsikan sebagai lokasi wisata.

Keesokan harinya, peserta rombongan mengunjungi Keraton Surakarta. Di sana, keluarga besar Unigoro kembali belajar untuk tetap mencintai sejarah dan tidak melupakan budaya bangsa.

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro (YSB), Arif Januarso, S.Sos. M.Si, melalui Rektor Universitas Bojonegoro, Slamet Kyswantoro, SE, MM mengatakan, kegiatan news tour yang dilakukan ini diharapkan bisa kembali menguatkan dan meningkatkan semangat kerja dalam menyambut semester baru.

"Kita harapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini selain untuk melepas penat usai UAS, kedepan juga bisa menjadi motivasi para dosen dan seluruh elemen di Unigoro untuk memberikan yang terbaik bagi kampus tercinta," ujarnya.

Universitas Bojonegoro baru saja merampungkan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil tahun ajaran 2017/2018 yang berlangsung pada 8-18 Januari lalu. (liq/JW)

21 Januari 2018

STIEKIA Bojonegoro Gelar Olimpiade ekonomi

    Minggu, Januari 21, 2018  
Oleh : Said Edy Wibowo

suarabojonegoro.com - Bertempat di Aula Stie Cendekia Bojonegoro (STIEKIA)  mengadakan Olimpiade Ekonomi antar SMA/MA/SMM se Eks.Karisidenan Bojonegoro pada 20 sd 21/1/2018. Mengambil Tema " Generasi Muda sebagai pendukung Ekonomi Digital".

Tria Nur Hidayah ketua selaku panitia mengatakan bahwa dalam kegiatan ini diikuti Peserta sebanyak 56 tim, dan setiap satu tim 2 orang dalam mengerjakan soal.

" kemudian diambil 17 tim untuk ikut Final," Kata Tria Nur Hidayah. Pada  babak final di ambil 4 tim untuk beradu argumen secara cepat dan tepat.

Nash'ul Amrina Selaku waket Bagian Kemahasiswaan STIEKIA Bojonegoro menjelaskan bahwa Pada kegiatan olimpiade dalam rangka untuk menjalin silahturahmi kepada siswa SMA / MA/ SMK se eks karisidenan Bojonegoro, dan memcari bibit prestasi siswa.

Dan Pada hari minggu 21/1/2017 diadakan Final Olimpiade dengan cara adu cepat menjawab secara lisan dan argumentasi, Sebagai juara 1 adalah  SMA N Jatirogo, juara yaitu 2 SMKN 1 Bojonegoro, juara 3 diraih SMAN Rengel, dan
Juara harapan 1diraih oleh SMAN 1 Tuban.

Adapun dewan juri diambil dari Praktisi pendidikan, Pengawas Madrasah  dan Dosen yang berkompeten di bidang Ekonomi. (Edi/JW)

Madarasah Adiwiyata, MAN Padangan Ikut Sukseskan Gerakan Sejuta Biopri

    Minggu, Januari 21, 2018  
Oleh : Said Edy Wibowo

suarabojonegoro.com - Bertempat di MAN Padangan , keluarga besar Pramuka Gudep MAN Padangan pada Sabtu, (20/1/2018)  semua keluarga besar MAN Padangan di dampingi dan di pandu oleh Guru , Wali kelas, Pembina Pramuka secara serentak membuat Lubang Biopori di Lokasi MAN Padangan.

Acara yang Dikemas dengan Santunan Yatim Piatu dan dhuafa itu mengambil tema " Bhakti pada Bumi, Ikhlas Untuk Anak Negeri" kata Drs.H.M.Badar,M.Ag selalu kamabigus MAN Padangan.

"Pada kegiatan ini MAN Padangan membuat biopori 500 titik dengan di beri tanda dari bambu dan diberi nomer, program biopori adalah program Kwarda Jatim Gerakan Sejuta Biopori," Jelas Badar dalam sambutan saat acara ceremonial.

Pada kegiatan di MAN Padangan di hadiri oleh Kak Hanafi selaku Ketua Kwarcab yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kak Nurul Azizah waka kwarcab dan juga kepala Dinas lingkungan Hidup.

Dalam sambutannya kak Hanafi sangat antusias dan gembira bisa ditengah Siswa MAN Padangan dalam mensukseskan gerakan sejuta biopori, dalam sambutan Kak Hanafi yang sesekali berbahasa Arab bahkan berdialog dengan siswa, memberikan motivasi pada siswa untuk selalu belajar dengan tekun dan bersungguh sungguh.

Dikesempatan lain kak Nurul azizah selaku kepala Dinas Lingkungan Hidup mengapresiasi MAN Padangan bahwa MAN Padangan adalah satu satunya madrasah di Bojonegoro yang masuk madrasah adiwiyata.

Dan bisa ikut Adiwiyata Propinsi, kak Nurul berharap di MAN Padangan ada kader Penggerak lingkungan untuk belajar bagaimana mengolah sampah dan lingkungan.

"Dan tujuan pembuatan biopori adalah untuk resapan air, dan pembuatan kompos, minimal bisa mengatasi bumi yang semakin panas,"  Tandas kak Nurul. (Edi/JW)

18 Januari 2018

Kelas Motivasi Bersama Siswa-Siswi MA Atanwir

    Kamis, Januari 18, 2018  
Reportet: M Abid Amrullah

suarabojonegoro.com - Siswa siswi kelas 3 Madrasah Aliyah Islamiyah Attanwir pada hari ini kamis (18/01/2018) mendapatkan bimbingan dan motivasi yang di selenggarakan oleh Kelas Motivasi STAI ATTANWIR Talun, Sumberrejo, Bojonegoro.
Acara ini bertempat di lapangan Talun, Kegiatan yang di mulai pukul 07:30 WIB hingga pukul 11:00 WIB ini membawa pengaruh dan juga motivasi yang sangat besar bagi siswa siswi kelas 3 Madrasah Aliyah yang notabene sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional. kamis (18/1/18).

Salah seorang siswa, Muhammad Malik Al-Sholeh mengatakan bahwa kelas motivasi yang berlangsung pada hari sangat menyenangkan dan juga menghibur serta tidak meninggalkan unsur-unsur kekompakan, kedisiplinan dan kepercayaan diri bagi peserta-pesertanya walaupun kondisi langsung di bawah terikat matahari tidak menjadi alasan bagi siswa “sangat seru, menyenangkan serta melatih diri kekompakan antar siswa,"  tuturnya.


Malik sapaan akrabnya, ia juga menambahkan agar agenda kelas motivasi bisa menjadi agenda rutinan di tiap lembaga pendidikan. "Kelas motivasi ini perlu di agendakan untuk kedepannya," Kata Malik.

Selaku Dosen dan juga pembimbing kelas motivasi Indah Fajrotuz Zahro, M.Psi mengatakan bahwa kelas motivasi hari ini yang di hadiri sebagain dari kelas XII putra putri yang berjumlah 260 siswa serta dari tim kelas motivasi yang berjumlah 30 anggota dengan 6 permainan, 3 permainan inti dan 3 permainan tambahan berjalan dengan lancar dan siswa sangat antusias serta bahagia dengan kehadiran tim kelas motivasi “siswa siswi sangat antusias dengan adanya kelas motivasi ini sebgai media silaturahmi dan berbagai kebahagiaan antar MA ATTANWIR dengan STAI ATTANWIR, " Papar Indah Fajrotus.

Indah Fajrotus juga menambahkan bahwa acara kali ini mengambil tema kekompakan antar siswa mengingat kekompakan antar siswa sekarang ini sudah mulai memudar dengan seiringnya zaman “acara hari dengan tema kekompakan antar siswa atau antar anggota serta sebagai media silaturahmi “ imbuh ibu Dosen Cantik tersebut.

Kelas  motivasi ini adalah tim yang siap untuk memotivasi dan juga memberikan bimbingan bagi siswa maupun anggota yang ingin bersama-sama belajar dengannya, dari tim pun juga memberikan kesempatan yang selebar – lebarnya bagi instansi maupun lembaga pendidikan yang ingin mengundang tim kelas motivasi STAI ATTANWIR Talun Sumberrejo.

“Bagi sekolah maupun lembaga yang ingin belajar bersama dengan kami, dari pihak kelas motivasi sangat bersedia untuk hadir dan juga belajar bersama," tutur pimpinan kelas motivasi tersebut.  (Bid/Red) 

Kolaborasi Unigoro-Lesbumi dalam Sastra Pelataran sebagai Wadah Mahasiswa Berkesenian

    Kamis, Januari 18, 2018  

suarabojonegoro.com - Sastra Pelataran goes to Campus yang berlangsung di Universitas Bojonegoro, Rabu (17/01) malam kemarin sukses dilaksanakan. Ratusan orang berbondong-bondong datang dan memadati hall Universitas Bojonegoro untuk menikmati sajian seni dan budaya ini.

Kegiatan Sastra Pelataran yang mengusung "Seni Tradisi di Zaman Milenial" merupakan hasil kolaborasi Lembaga Seniman Budayawan Muslim Indonesia (LESBUMI) Bojonegoro dengan UKM Kesenian Unigoro.

Musikalisasi Puisi, Dramatisasi Puisi "Lautan Jilbab", Musik Hadrah, Tari Sufi hingga Diskusi Budaya menjadi sajian dalam Sastra Pelataran malam kemarin.

Acara yang dimulai sejak pukul 19.00 WIB tersebut turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro (YSB), Arif Januarso, S.Sos. M.Si, Rektor Universitas Bojonegoro, Slamet Kyswantoro, SE, MM, dan para dosen Unigoro yang juga turut serta membacakan puisi.

Hadir juga beberapa tamu undangan, para seniman dan budayawan, jurnalis, mahasiswa dan masyarakat umum yang ingin menyaksikan pertunjukan seni itu.

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro (YSB), Arif Januarso, S.Sos. M.Si mengapresiasi kegiatan kesenian Sastra Pelataran yang berlangsung di Unigoro tersebut dan berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan.

Ia juga mengatakan bahwa Universitas Bojonegoro memfasilitasi kesenian untuk para mahasiswa melalui UKM Kesenian yang dapat menjadi wadah kegiatan seni dan budaya.

"Unigoro mengapresiasi kegiatan Sastra Pelataran, kesenian dan budaya harus dikenali terutama untuk generasi saat ini. Melalui UKM Kesenian, Unigoro berusaha untuk tetap menghidupkan kegiatan seni dan budaya khususnya bagi para mahasiswa," ujarnya.

Sementara itu, Pembina UKM Kesenian Universitas Bojonegoro, Laily Agustina Rahmawati, S.Si, M.Sc mengaku cukup puas dengan kegiatan malam kemarin.

Meski persiapannya tidak panjang, semua divisi di UKM Kesenian Unigoro bisa berkolaborasi secara apik dengan para seniman dan budayawan Bojonegoro dalam Sastra Pelataran kemarin.

"Kami ingin terus belajar bersama para pegiat seni budaya di luar kampus, kolaborasi adalah salah satu cara kami untuk terus berkembang," ungkap Ketua LPPM Unigoro tersebut.

Pementasan Sastra Pelataran malam kemarin merupakan yang ke-15 diselenggarakan di Universitas Bojonegoro dan kedepan diharapkan akan tetap berlangsung. (Lis)

Rektor Unigoro Berharap Pemerintah Tak Pilih Kasih Untuk Majunya Pendidikan

    Kamis, Januari 18, 2018  
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Rektor Universitas Bojonegoro (Unigoro), Selamet Kyswantoro, kepada media suarabojonegoro.com, memberikan pendapatnya terkait dunia pendidikan di Kabupaten Bojonegoro. Pria asal Madura ini menyatakan bahwa pemimpin mulai dari Kepala Desa hingga Presiden, selalu yang dibangun adalah pembangunan fisik. Dan hanya sekedar memenuhi janji-janji kampanye. Kamis (18/01/18).

"Kalau dihitung seberapa sih umurnya, investasi fisik itu kan pendek. Tapi mana Sumber Daya Manusia, makanya tambah lama Indonesia tingkat pendidikannya yang dulu Negara Malaysia belajar ke kita tapi sekarang kita yang belajar ke Malaysia. Kenapa kita tidak pernah membangun SDM", katanya.

Pria kelahiran 60 tahun silam ini menyatakan harus ada suport dari Pemerintah untuk memajukan pendidikan Menegah maupun pendidikan tinggi.

"Tidak pilih kasih, contohnya saya melihat bea siswa dari Pemkab itu kan banyak tapi kenapa harus AKN yang paling banyak, padahal AKN itu perguruan tinggi yang tidak jelas", ujarnya.

Tetkait hal tersebut dirinya menegaskan bahwa ia pernah hearling dengan pihak AKN, disaat itu pihaknya mempertanyakan SK Dikti.

"AKN di Bojonegoro, adalah perkuliahan PDD, yakni Perkuliahan Diluar Domisili, Polinema Malang di Bojonegoro", tambahnya.

Dalam ini dirinya pun juga mempertanyakan terkait Nomor Induk
Dosen Nasional (NIDN). Jika tidak memeliki NIDN ini maka tidak diperbolehkan untuk mengajar.

"Kalau memiliki NIDN baru boleh mengajar se-Indonesia", jelasnya.

Pria dengan tiga anak ini menambahakan jika, seorang Dosen tidak diperkenakan merangkap sebagai seorang Guru. Hal ini dikarenakan seorang Guru memiliki Nomor Unit Tenaga Kependidikan (NUTK).

"Siapapun nanti yang terpilih menjadi Bupati Bojonegoro, maka harus lebih memperhatikan dan lebih mempedulikan dunia pendidikan yang harus lebih ditingkatkan. Tidak hanya berupa omongan saja, tetapi realitasnya seprrti apa sih sebenarnya. Kalau ingin Bojonegoro, Sehat, Cerdas maka dunia pendidikan harus lebih diperhatikan", pungkasnya. (Bum/red).

17 Januari 2018

SD Islam Al-Hikmah Sugihwaras, Sekolah Berbasis Penguatan Karakter

    Rabu, Januari 17, 2018  
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Dalam kegiatan belajar mengajar setiap hari, Sekolah Dasar Islam (SDI) Al-Hikmah Sugihwaras Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro menerapkan fullday school dan boarding school atau semi pondok pesantren.

Hal itu diperkuat dengan pananaman dasar-dasar keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Dengan harapan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa, sehingga terwujud anak didik yang sholih dan sholihah.

Ketua yayasan Darul Ikhsan
Drs. H. Saiful Azis, SH., MM., M.Pd mengatakan, setiap hari siswa-siswi SD Islam Al-Hikmah wajib menghafalkan beberapa ayat Al Qur'an, serta mukhadhoroh setiap selesai sholat Dhuha, Dzuhur dan Asar.

"SD Islam Al-Hikmah menerapkan sistem fullday school dan boarding school semi pondok pesantren. Juga mengembangkan ekstra kulikuler ditekankan pada kecakapan hidup dan pengenalan enterpreuner," katanya.

Pembelajaran di alam terbuka juga dilakukan setiap seminggu sekali. Pembentukan karakter dengan uswatun khasanah dinilai menjadi motto sekolah yang beralamatkan di Jalan Merdeka utara Nomor 15 Sugihwaras tersebut. "Kami terus berupya meningkatkan prestasi akademik dan non akademik. Menjadi sekolah yang favorit unggul, berprestasi, berakhlaqul karimah," imbuh pria berkacamata ini.

Para pendidik selalau mengajarkan kepada para siswa agar selalu menjaga kreatifitas berbudaya dan selalu mengahargai sekaligus mempertahankan kearifan lokal. "Harapnya menjadikan sekolah berprestasi tingkat lokal, regional, Nasional bahkan Internasional," harapnya. (Wan/Red)

Si MOSKOS, Mampu Tambah Pengetahuan Siswa

    Rabu, Januari 17, 2018  
Reporter: Bima Rahmat


suarabojonegoro.com- Tentara Nasional Indonesia merupakan garda terdepan bangsa dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI baik itu di masa damai ataupun masa perang. Dengan tugas pokok itulah TNI di masa damai memperkuat sendi pertahanan negara yaitu dengan pembinaan generasi muda bangsa Indonesia sejak dini.

Dengan doktrin 8 wajib TNI, Sapta Marga, dan Sumpah Prajurit, maka dapat disimpulkan bahwa hal tersebut adalah mutlak dilaksanakan bagi seluruh jajaran TNI untuk rakyat Indonesia, tidak terkecuali bagi generasi muda usia pelajar. Inilah yang menjadikan dasar kecintaan TNI kepada rakyat Indonesia.

Guna mewujudkan kecintaan kepada rakyat, Kodam V Brawijaya mempersembahkan SI MOKOS (Sarana Interaksi Motor Komunikasi Sosial) yang merupakan perpustakaan keliling yang dapat menjangkau wilayah-wilayah di seluruh Jawa Timur. Si Mokos inipun juga hadir di Kodim 0813 Bojonegoro dalam agendanya yaitu menyambangi wilayah koramil-koramil.

Danramil 0813-08 Kedungadem Kapten Kav Lastiyok mengatakan, saat ini Si Mokos sedang melaksanakan tugasnya di Kecamatan Kedungadem wilayah Koramil 0813 dengan mengunjungi sekolah-sekolah setempat, Rabu (17/01).

Pada kesempatan yang ada Si Mokos mengunjungi MI Nurul Islamiyah desa Mlideg dan disambut dengan meriah oleh siswa-siswi serta para guru pengajar. "Sambutan yang meriah selalu ada untuk Si Mokos, hal ini menunjukkan besarnya antusias para pelajar dalam menumbuhkan minat membaca," lanjut Danramil.

Danramil menambahkan, setelah sampai dan dibuka Si Mokos langsung diserbu para siswa-siswi yang ingin membaca buku-buku. "Melihat keceriaan dan semangat mereka dalam membaca adalah harapan besar bagi TNI dalam meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda bangsa Indonesia, semoga kelak mereka inilah yang akan melanjutkan roda perjuangan bangsa dan juga mempertahankan keutuhan serta kedaulatan NKRI," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah MI Nurul Islamiyah Hariyanto Spd. I, mengungkapkan kebahagiaannya karena lembaga pendidikan yang dipimpinnya mendapatkan kunjungan dari Si Mokos.

"Dengan adanya Si Mokos ini adalah salah satu terobosan penting dari TNI dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, yaitu meningkatkan minat membaca generasi muda terutama mereka yang berusia pelajar," ujarnya.

"Kami berharap agar kedepan Si Mokos ini bisa dimiliki oleh masing-masing Koramil jajaran Kodam V Brawijaya, dan juga ada penambahan jumlah buku-buku yang dibawa. Melihat besarnya animo 120 orang siswa-siswi MI Nurul Islamiyah ini, semoga Pemkab dalam hal ini Dinas terkait dapat memperkuat sinergitas dengan TNI dalam program Si Mokos guna menciptakan Keunggulan Generasi Bangsa Indonesia yang nantinya akan bersaing di era pasar bebas," tutup Hariyanto.

Dengan adanya Si Mokos semoga mampu menjadikan manfaat dan motivasi bagi generasi muda untuk menambah wawasan pengetahuan melalui membaca. Bersama TNI Rakyat Cerdas, Bersama Rakyat TNI Kuat. (bim/lis)

16 Januari 2018

Sally Sayangkan Adanya Rekaman Video Yang Tidak Mencerminkan Ramah Anak

    Selasa, Januari 16, 2018  
Reporter : Bima Rahmat


suarabojonegoro.com - Terkait dengan beredarnya video seorang anak yang bernama BM (12) warga Dusun Piji Desa Sumberejo Kecamatan Margomulyo, Kabuapten Bojonegoro, yang mana di dalam vidio tersebut diketahui BM, dalam keadaan mabuk dan diinterogasi oleh anggota Polsek Margomulyo. Kejadiannya sendiri tersebut terjadi pada hari Jum’at (05/01/2018) sekira Pukul 23.00 WIB dan menyebar melalui media sosial. Selasa (16/01/18).

Terkait hal tersebut Sally Atyasasmi, selaku Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, menyatakan bahwa setelah dirinya membaca kronologi yang dirilis oleh pihak Kepolisian yang menemukan anak dipinggir jalan diduga dalam keadaan mabuk kemudian membawa ke kantor Polsek terdekat dan mengantarkan pulang merupakan tindakan yang tepat.

Namun demikian setelah dirinya melihat video isi rekaman tersebut sangat memprihatinkan, apalagi terjadi dikantor Polsek yang mana juga disitu disaksikan oleh anggota Kepolisian, terlepas dari siapa yang berbicara kepada anak tersebut baik oleh oknum anggota Kepolisian maupun oleh sipil. Tetapi pembicaraan yang terekam dalam video sangat tidak ramah cenderung intimidatif terhadap anak.

"Saat ini kita tengah berupaya membangun lingkungan yang ramah anak, karena perlindungan anak menjadi tanggung jawab bagi kita semua. Mengapa sentivitas dan perlakuan khusus kepada anak itu penting, karena anak merupakan kelompok rentan", katanya.

Lebih jauh, Politisi Perempuan dari Fraksi Gerindra, ini menegaskan bahwa saat ini Negara sedang melakukan upaya perlindungan kepada anak.

"Itu kenapa dibuat UU perlindungan anak, dan secara khusus UU Peradilan anak karena memang diperlukan perlakuan dan kebutuhan khusus terhadap anak-anak sebagai penerus generasi masa depan", ujarnya.

Adapun Saat ini Komisi C DPRD Bojonegoro sedang menyusun Raperda perindungan anak sebagai langkah, serta upaya dan komitmen dalam melindungi anak-anak khususnya di Kabupaten Bojonegoro. (Bim/red).

14 Januari 2018

Praktek Membuat Dapog, Petani Gayam Ingin Tekan Biaya Produksi Pertanian.

    Minggu, Januari 14, 2018  
Reporter: Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Petani Gayam dilatih untuk membuat Dapog oleh Tim Sekolah Lapang LPPM Universitas Bojonegoro,  bertempat di Rumah Belajar Petani Di Dusun Sumur Pandan, Desa Gayam. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Kegiatan Sekolah Lapang Pertanian (SLP) yang didanai oleh ExxonMobil Cepu Limited. Jum'at (12/1/18),

Laily Agustina Rahmawati, S.Si., M.Sc., Ketua LPPM  Universitas Bojonegoro menyebutkan tujuan kegiatan tersebut adalah agar Petani mengetahui cara alternatif yang lebih efektif Dan efisien dalam penyemaian benih padi. Karena penyemaian dengan metode Dapog hanya membutuhkan benih padi 1/3 dari jumlah benih yang disemaikan secara langsung di lahan, dan tidak membutuhkan banyak tenaga kerja Untuk Membuat semaian.

Selain itu, Yaumitdin Sugiyarto, S.P., Pemateri sekaligus Ketua PATRA (Pelatihan Anak Tani Remaja), lebih dalam menjelaskan bahwa Sistem Dapog merupakan Sistem persemaian alternatif dengan menyemaikan benih padi diatas media tanah yang berada dalam nampan atau wadah. Keunggulan metode ini adalah: jumlah benih yang dibutuhkan lebih sedikit sekitar 10kg/Ha, Petani mudah mengontrol semaian, Petani secara fleksibel dapat memindahkan semaian ke tempat yang kondusif, lebih aman dari serangan Hama, dan tidak membutuhkan banyak tenaga kerja.

Keuntungan dari sisi tanaman sendiri:
Benih tumbuh dengan cepat dan serempak Bila disemaikan, akan menghasilkan bibit yang tegar dan sehat.

Jika ditanam-pindah dapat tumbuh lebih cepat.
Pertanaman lebih serempak dan populasi tanaman optimum,sehingga akan mendapatkan hasil yang tinggi.

Delapan puluh (80) peserta dengan antusias mengikuti rangkaian pelatihan pembuatan Dapog. Mereka berharap dengan mengikuti pelatihan ini, Petani dapat menekan biaya Produksi Pertanian.

13 Januari 2018

Semangati Anak-Anak, Pak Mul Ikut Praktek Buat Gerabah

    Sabtu, Januari 13, 2018  
Reporter: Monika

suarabojonegoro.com - Bertempat di Desa Rendeng,  Kecamatan Malo, Bojonegoro Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro,  Soehadi Muljono berbaur dengan anak anak Sekolah Dasar yang sedang berkunjung di Wisata Edukasi Gerabah, Sabtu (13/1/18).

Pak Mul sapaan akrab Sekda Ini juga turut membantu anak anak membuat gerabah dan juga mempraktekkan membuat gerabah yang ditirukan oleh Anak-anak.

"Anak-Anak ini merasa bahagia dan senang bisa berkarya dan mereka bangga melihat hasilnya, sehingga kita perlu memberikan wadah yang lebih baik lagi agar anak anak ini bisa menyalurkan bakat dan kreatifitasnya," Kata Pria yang juga akan maju dalam Pilkada Bojonegoro berpasangan Dengan Mitroatin yang menjabat Ketua DPRD Bojonegoro.

Dikatakan juga oleh Pak Mul bahwa kegiatan praktek bagi siswa/siswi pendidikan dasar sangat penting,  untuk mengetahui bakat dan minat peserta didik guna memupuk rasa ingin berkarya, dan belajar mampu melakukan sesuatu yang diinginjannya.

Disampaikan pula bahwa Pentingnya pendidikan dasar dalam proses pembangunan, menjadi tuas untuk mendorong kemajuan peradaban bagi anak anak, dan juga prioritas dalam menunjang kemajuan pendidikan.

Kegiatan seperti ini menurut Pak Mul adalah penyelenggaraan pelayanan pendidikan yang berwawasan lingkungan sehingga harus ada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan. (Nik/Red)

09 Januari 2018

Pendidikan Yang Kurang Merata di Indonesia Memunculkan Banyak Masalah

    Selasa, Januari 09, 2018  
Oleh: Radicha Dwi Nur Fadillah

suarabojonegoro.com- "Pendidikan yang kurang merata di Indonesia memunculkan banyak masalah "
Saat ini di Indonesia masih banyak permasalahan sosial dimasyarakat yang tidak kunjung memiliki titik terang untuk menyelesaikan masalah yang ada. Apalagi dari dulu Indonesia telah di akui sebagai negara yang kaya (gemah, ripah dan lohjinawe) namun hal itu berbanding terbalik dengan kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang sampai saat ini masih banyak kemiskinan dan kejahatan. Bahkan pelaku kejahatan tidak segan-segannya menciderai pemiliknya bahkan nyawa dapat menjadi taruhannya.

Pada dasarnya saat ini sudah banyak tindakan yang telah diambil oleh aparat pemerintah dan penegak hukum, namun masalah tersebut juga belum dapat terselesaikan. Mengapa demikian?? Hal ini dikarenakan belum ditemukannya akar masalah dari itu semua, jadi sulit bagi kita semua dapat memecahkan masalah tersebut.

Sesungguhnya akar masalah dari semua itu adalah masalah pendidikan yang ada di Indonesia sangat rendah. Karena pendidikan itu sangat penting bagi kita semua, karena pendidikan merupakan suatu proses memanusiakan manusia yang dapat merubah pola pikir manusia ke arah yang lebih baik lagi selain itu juga dapat membentuk kepribadian manusia yang beradab dan bermoral. Namun kenyataannya hal itu berbanding terbalik di Indonesia karena pendidikan saat ini masih belum sepenuhnya merata dan menyentuh masyarakat.

UNESCO telah menemukan bahwa indeks pengembangan manusia di indonesia pada tiap tahunnya mengalami penurunan, survei tersebut membuktikan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia cukup rendah dan bahkan Indonesia memiliki daya saing yang terbilang agak rendah dari negara lain. Hal ini lah yang membuat banyak permasalahan timbul dalam lingkungan sosial.

Akibat dari semua itu dapat kita rasakan sampai saat ini, namun banyak orang yang tidak mengetahui nya salah satunya maraknya pencurian, perampokan dan masih banyak lagi kejahatan yang lain. Rendahnya pendidikan mendorong mereka untuk melakukan tindakan yang kurang baik yang dapat merugikan banyak orang. Jika saja pendidikan diindonesi dapat berlangsung dengan baik dan dapat menyentuh semua masyarakat yang ada dimanapun dan merata pasti mereka tidak akan melakukan perbuatan yang keji yang dapat merugikan orang banyak. Mereka akan lebih bijak dan lebih menggunakan pemikiran terlebih dahulu sebelum bertindak, memiliki kemampuan yang baik dan juga memiliki kepribadian yang bermoral yang semua itu mereka dapatkan dari sebuah proses pendidikan yang mereka jalani.

Dapat kita simpul kan dari itu semua yaitu mengenai pendidikan yang rendah dan kurang merata lah yang dapat menimbulkan banyak masalah,  oleh karena itu kita sebagai mahasiswa dan generasi muda penerus bangsa inilah saatnya kita membantu pemerintah untuk membangun, memperbaiki dan meningkatkan mutu kualitas pendidikan yang ada di Indonesia. Dengan pendidikan juga kita dapat menopang dan meningkatkan SDM menjadi lebih baik lagi, memiliki kemampuan yang memadai dan dapat bersaing lebih tinggi lagi dengan negara lain. (*)

*) Penulis adalah Mahasiswa Program Studi PPKN-1 IKIP PGRI Bojonegoro 


04 Januari 2018

FPBS IKIP PGRI Bojonegoro, Gelar Pameran Media 2018

    Kamis, Januari 04, 2018  

suarabojonegoro.com - Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP PGRI Bojonegoro mengadakan Pameran Media Berjuara 2018 di Auditorium kampus, dengan diselenggarakan pameran ini  bertujuan untuk mengasah kreativitas mahasiswa dalam mengaplikasikan mata kuliah media pembelajaran yang outputnya untuk memberi sistem pembelajaran yang lebih menarik dan inovatif. Kamis,  (4/1/18).

Presiden BEM IKIP PGRI Bojonegoro, Ahmad Nastain,  menjelaskan bahwa pameran yang digelar ini juga untuk mengembangkan bakat dan inovasi para mahasiswa.

"Pameran ini diselenggarakan oleh prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia dan pendidikan bahasa inggris. Diikuti 23 kelompok dengan berbagai macam bentuk media pembelajaran yang tentunya mengedepankan kreativitas dan inovasi mahasiswa," ungkap Nastain Achmad sekaligus menjabat  ketua panitia.

Acara diawali dengan pemotongan pita oleh Rektor IKIP lalu dilanjutkan dengan mengunjungi pameran yang diikuti oleh pihak rektorat, para ibu/bapak dosen serta mahasiswa IKIP.
Hingga siang hari para pengunjung datang silih berganti dan diharapkan acara ini berjalan dengan lancar dan sukses. Banyak hadiah dan doorprize yang sudah disediakan.

"Seluruh media pembelajaran nantinya akan dibukukan ke penerbit secara resmi supaya nanti bermanfaat untuk seluruh mahasiswa ikip dan diharapkan bisa menginspirasi kepada sekolah-sekolah di kabupaten bojonegoro, " pungkas Ahmad Nastain. (Lis) 

03 Januari 2018

BOSDA 2018 Nilainya Sama Dengan Tahun Lalu

    Rabu, Januari 03, 2018  
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com- Kasubag Program dan Laporan (Prolag) Dinas Pendidikan, M. Taufik, menyatakan bahwa untuk program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) pada tahun 2018 besaran anggarannya masih sama dengan tahun 2017 yang lalu. M. Taufik, menegaskan bahwa pada tahun 2017 lalu APBD tingkat I senilai Rp7 Milyar 302 juta, sedangkan untuk tahun 2016 APBD tinhkat I senilai Rp7 Milyar 422 juta. Rabu (03/01/17).

"Jadi turun sebanyak Rp120 juta. Untuk APBD tingkat II, masih sama senilai Rp3 Milyar 342 juta", katanya.

Adapun untuk jumlah kuota santri yang menerima bantuan pada tahun 2018 turun dari dari tahun 2017. Dari jumlah santri yang diusulkan hanya 45 orang santri yang disetujui.

"Maka harus pandai-pandainya lembaga tersebut untuk membagi bantuan yang diterimanya", jelasnya.

Lebih jauh dirinya menyatakan bahwa untuk jumlah santri di Kabupaten Bojonegoro, jumlahnya sangat banyak. Hal ini berdasarkan pada jumlah lembaga yang mengajukan. Di tahin 2017 kurang lebih kuota santri Ula (tingkatan SD.red) mencapai 4p.110, untuk Wustho (tingkatan SMP.red) sebanyak 9.764.

"Sedangkan untuk jumlah Gurupengajar sebanyak 1238, dan 2018 bisa jadi bertambah lagi", tambahnya.
Sedangkan dana pada masing- masing santri Ula menerima Rp15 ribu perbulan, untuk Wustho Rp25 ribu perbulan dan tenaga pengajar Rp300 ribub perbulan.

"Dan uang tersebut langsung masuk ke rekening lembaga penerima," pungkasnya. (Bim/red).

Ayo...! ke Rumah Luka ICsada

    Rabu, Januari 03, 2018  
Reporter: Monika

suarabojonegoro.com- Awal tahun 2018, di jantung Kota Bojonegoro telah berdiri pusat perawatan khusus luka yang diresmikan oleh Kampus Ungu, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro. Rumah luka atau ICsada Woundcare itu berdiri di Jalan Gajah Mada Nomor 139 Kota Bojonegoro.

Izin resmi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro telah keluar pada 28 Desember 2017 untuk membuka praktik dengan SIPP Ners. Noto Hadi W, salah satu alumni terbaik STIKes ICsada yang juga telah lulus uji kompetensi nasional dan pelatihan Certified Wound Care Clinician Asosiaciate (CWCCA).

"Komitmen Kampus Ungu bukan semata-mata menyiapkan tenaga kesehatan yang huamanis, religius dan mempunyai rasa nasionalis tinggi, tetapi juga generasi yang siap menciptakan lapangan kerja dengan nerspreneurnya," kata Ketua STIKes ICsada Bojonegoro, Hasan Bisri.

Dikatakan, dengan semangat nerspreneur butuh ketauladanan, sehingga mahasiswa dan alumni perlu diberi contoh dulu. Karena itu setelah mendirikan pusat keperawatan atau Nursing Center (NC) tahun 2016 di Kecamatan Dander, awal tahun 2018 ini Rumah Luka ICsada atau ICsada Woundcare telah dirintis juga.

"Bedanya, ICsada Woundcare ini sejak awal berdiri telah melibatkan alumni. Mulai proses pengurusan izin dan membangun komitmen untuk berjuang bersama mengembangkannya hingga menjadi besar dan membawa kemaslahatan bagi sesama," tegasnya.

Mulai Januari 2018 ini, Rumah Luka ICsada sudah menerima klien. Sehingga, masyarakat bisa langsung datang ke tempat praktik di Jalan Gajah Mada atau menghubungi call center/WA 085730888423. Dengan email: icsadawoundcare@gmail.com dan Facebook (FB) ICsadawoundcare.

"Banyak alumni menyambut baik ide-ide Kampus Ungu dalam mengembangkan Nerspreneur dan berharap bisa membantu membesarkannya," tambah Pak HB, sapaan karibnya. (Nik/Lis)

30 Desember 2017

BEM Unigoro Adakan Seminar Hari Ibu

    Sabtu, Desember 30, 2017  
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Hari ibu merupakan tonggak sejarah perempuan dalam merebutkan rasa adil di dalam masyarakat,muncul nya peringatan hari ibu di dasari pada konggres perempuan Indonesia pertama pada tanggal 22-25 Desember 1928 bertempat di Yogyakarta.

Ada tiga kali konggres yang mana pada konggres ke III yang berada di Bandung Menetapkan bahwa tanggal 22 Desember adalah hari ibu yang di tetap kan oleh dekrit Presiden Soekarno no.316 Tahun 1959 tentang "hari-hari Nasional yang bukan Hari libur.

Untuk menjadi pemuda pelopor yang cinta akan Bangsa dan tidak melupakan sejarah maka Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bojonegoro Mengadakan kegiatan Seminar Hari ibu  dengan tema "Pergerakan Perempuan Dalam Aksi Menyelenggarakan Dunia Baru”.

Seminar tersebut bertujuan untuk memotifasi mahasiswa khususnya perempuan untuk berkarya berinofasi dan berani menjadi seorang pemimpin bukan hanya seorang perempuan yang di rumah saja.

Selaku pemateri dalam kegiatan ini Sally Astyasasmi,S,KM,M,KM (Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro) dan Dra.Erlyn Sulistiyorini (Bendahara karang Taruna Kabapaten Bojonegoro, sekaligus pengurus Pita Merah).

Dalam materinya Sally Astyasasmi menyampaikan perempuan itu adalah tiang dari pada sebuah Negara dengan segala kesibukannya mengurus rumah perempuan juga harus mampu bersaing atau sama tingkatannya dengan laki-laki.

"Dengan segala kesibukannya mengurus rumah perempuan juga harus mampu bersaing atau sama tingkatannya dengan laki-laki", katanya.

Menurut Sally, data kemiskinan yang terjadi di Indonesia menyebutkan hampir 80 persen itu terjadi pada perempuan, notabenenya itu janda yang ditinggal suaminya.

"Karena perempuan tersebut tidak memiliki ketrampilan dan ilmu yang cukup untuk keberlangsungan hidupnya karena dari orang tuanya lebih mementingkan anak laki-laki dari pada perempuan", ujarnya.

Itu sebabnya perempuan masa kini harus aktif kreatif dan inovatif untuk menyongsong kehidupan kelak. Apa Mahasiswa harus berfikir dengan ilmu jgan takut melakukan sesuatu hal dengan alasan yang tak masuk akal ”
ucapnya.

Sementara itu Erlyn Sulistiyo Rini, menyampaikan, Dunia yang milineal seperti saat ini sudah tidak bisa di pungkiri lagi bahwa pergerakan perempuan harus bisa menyeimbangkan kemampuan disegala aspek, baik keahlian karier maupun rumah tangga.

"penyelenggarakan Pergerakan perempuan dalam dunia baru bahwa perempuan tidak harus Dirumah yang hanya bergelut pada Dapur,Sumur dan Kasur", pungkasnya. (Bim/lis).

29 Desember 2017

WEBSITE PROUDLY PRESENT, TRY OUT SMB Telkom University 2018

    Jumat, Desember 29, 2017  

"DO IT NOW 2.0" .
Come and join us in the biggest annually event :
.
At Islamic Centre Building, Bojonegoro
January 07, 2018
.
There will be:
🔹Try Out SMB Telkom
🔹Talkshow "Creanovative Digitalism"
🔹Food Festival
.
With Special Performance:
🌟 DODIT MULYANTO (Stand Up Comedy)
.
💳 TICKET PRICE:
▪ Students: 25k
▪ Public: 35k
▪ VIP students : 50k
▪ VIP Public : 60K
.
Free snacks, Awards and Grand prize "MINI DRONE" !!!
.
So, what are you waiting for? Mark your calendar! It's already time for a new Try-Out! Don't lose your opportunity! .
☎ For registration please contact:
▪ Line: @zqj9559c
▪ WA/Sms: 081223358023
▪ BBM: D4BBE5E9
.
More info :
@doitnowteluniv
@websitetel_u
.
#TelkomUniversity #TelUTerbaik #smbtelkom #mudikroadshow #website #Bojonegoro

Program Aku Sehat, Pengobatan Gratis untuk Warga Sekitar Banyuurip

    Jumat, Desember 29, 2017  
Reporter: Monika

suarabojonegoro.com - Meningkatkan taraf kesehatan masyarakat harus didukung semua pihak. Termasuk masyarakat itu sendiri harus memiliki kesadaran dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungannya. Dalam hal ini, pengetahuan masyarakat dalam mengenali gejala-gejala yang ada juga perlu ditumbuhkan. Demikian dikatakan Nurul Jariyatin, Tenaga Ahli Program Aku Sehat dari STIKes ICsada Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (28/12/2017).


Menurut Nurul, pemikiran itulah yang mendasari diadakannya penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan di empat desa di Kecamatan Gayam. Yaitu Desa Mojodelik, Gayam, Brabowan, dan Bonorejo. "Hari ini terakhir di Desa Gayam," katanya di balai desa setempat.


Dia menjelaskan, program yang diprakarsai oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) ini telah dilaksanakan sejak awal Desember lalu. Ratusan warga berpartisipasi dalam setiap kegiatan di masing-masing desa. "Hari ini 150 warga yang ikut," imbuhnya.


Beberapa hari sebelumnya, yakni 23 Desember di Desa Mojodelik diikuti 150 orang, Desa Brabowan pada 20 Desember dengan 100 peserta dan 19 Desember berada di Desa Bonorejo yang diikuti 100 warga.


Dalam setiap kegiatan, Kampus Ungu, sapaan karib STIKes ICsada Bojonegoro melakukan penyuluhan kesehatan. Bahkan, atas permintaan warga, di Desa Brabowan diadakan kegiatan donor darah. "Variasi kegiatan seperti pemberian hadiah bagi yang aktif kami lakukan untuk meningkatkan antusiasme warga," ucap Bu NJ, begitu Nurul Jariyatin terbiasa disapa.


Bu NJ berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung, mulai Muspika, Puskesmas Gayam, Pemdes, bidan hingga kader kesehatan.


Warga Desa Bonerejo, Dian mengakui kegiatan ini sangat bermanfaat dan mengena untuk masyarakat. Menurutnya, warga Bonorejo yang kurang mampu dan lansia sangat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan ini.


“Sebab, bisa sekalian cek tensi, kadar gula, asam urat hingga kolesterol. Keluarga Binaan yang menjadi sasaran program juga berterima kasih ke EMCL dan Kampus Ungu,” ucapnya.


Senada disampaikan warga Desa Mojodelik, Sonik. Ia sangat senang karena mendapatkan pelayanan gratis, memperoleh ilmu tentang kesehatan, hingga mengetahui penyakit yang diderita. “Apalagi petugasnya sangat ramah-ramah,” terang Bu Sonik.


Sementara itu perwakilan EMCL, Andi Widianto mengatakan, Program Aku Sehat merupakan komitmen EMCL dalam mendukung pemerintah untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Melalui program ini, EMCL berharap, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan memeriksakan kesehatan secara rutin, semakin meningkat.


Andi juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung terwujudnya kesuksesan proyek negara di Lapangan Banyuurip. Dia juga mengapresiasi kegiatan-kegiatan positif di masyarakat serta semangat kemandirian yang ditunjukkan. (Nik)

25 Desember 2017

Saka Bhayangkara Sumberrejo Harus Ikut Sosialisasikan Larangan Knalpot Bronk

    Senin, Desember 25, 2017  
Reporter: Monika

suarabojonegoro.com - Pada latihan rutin Saka Bhayangkara Polsek Sumberrejo yang dilaksanakan setiap hari Minggu di Mapolsek Sumberrejo, anggota Saka Bhayangkara diberikan pembinaan dan penyuluhan oleh Kanit Binmas Polsek Sumberrejo Aiptu Mashuri, teruatama larangan penggunaan knalpot bronk.

Bertempat di halaman Polsek Sumberrejo, pada hari Minggu (24/12/2017) kemarin, Kanit Binmas memberikan materi tentang PBB dan undang-undang no. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Dalam pemberian materinya, Kanit Binmas mengajak para anggota meningkatkan disiplin serta tertib berlalu lintas dengan cara mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada. Selain itu juga, memberikan larangan untuk menggunakan Knalpot Brong, karena selain tidak sesuai standar juga suaranya bising bisa mengganggu ketertiban di perjalanan.

Diharapkan kepada para anggota Pramuka Saka Bhayangkara agar ikut mensosialisasikan larangan penggunaan knalpot bronk dan juga larangan lainnya dan memtahui segala peraturan lalu lintas yang ada.

“Patuhilah rambu lalu lintas dan jangan gunakan Knalpot Brong serta jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, dan ini juga bagian tugas dari anggota Saka Bhayangkara untuk menyampaikan ke masyarakat”, pesan Kanit Binmas Aiptu Mashuri.

Selain memberikan materi tentang UU no. 22 tahun 2009 Kanit Binmas berpesan kepada para anggota Saka Bhayangkara supaya ikut berperan aktif dalam harkamtibmas di lingkunganya masing-masing demi terciptanya kamtibmas yang kondusifi. (Nik/Lis)

24 Desember 2017

DPC Partai Demokrat Bojonegoro Berharap Rekom Cabup/Bacawabup Segera Turun

    Minggu, Desember 24, 2017  
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto, dalam acara Pembekalan serta peresmian Posko kemenagan bakal calon Gubernur Jawa Timur, menyampaiakan bahwa hingga saat ini DPC Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro, masih menuggu dan berharap ada Rekomendasi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dapat segera diturunkan. Minggu (24/12/17).

"Tentu kita DPC jangan sampai kehilangan momentum, jangan sampai kehilangan kesempatan. Karena mundurnya dan molornya ini jangan samapai dimanfaatkan oleh beberapa pihak yang kurang pas dengan apa yang menjadi mimpi dan harapan Partai Demokrat untuk melakukan penggebosan-penggembosan dibeberapa titik dan ini bisa merugikan
kita", katanya.

Pria yang sekaligus sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, ini menyampaikan bahwa semoga hari ini rekomendasi dapat disampaiakan hari ini juga.

"Kami segenap jajaran pengurus Partai Demokrat baik di DPC, PAC agar rekomendasi segera diberikan. Diberikan kepada siapapun dia menjadi kewajiban bagi kita untuk memenagkan calon tersebut", ujarnya.

Seperti yang diketahui bahwa dalam penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Partai Demokrat terdapat sepuluh Kontestan diantaranya adalah Sukur Priyanto, Mitroatin, Kuswiyanto, Ayub Daniel Aqso, Soehadi Moeljono, Akmal Boedianto, Agung, Fauzan, Arief Boedijono, serta Heru Suroso. (Bim/red).

© 2018 SeputarBojonegoro.comDesigned by Bloggertheme9